MEDAN, pelitaharian.id/ — Ketua DPRD Kota Medan, Drs. Wong Chun Sen Tarigan, M.Pd.B., mengingatkan agar pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) Kota Medan Tahun Anggaran 2027 tidak sekadar berorientasi pada besaran anggaran. Menurutnya, setiap program yang masuk dalam rancangan APBD harus memiliki manfaat yang jelas bagi masyarakat.
Pernyataan tersebut disampaikan Wong Chun Sen setelah Pemerintah Kota Medan menyerahkan penjelasan kepala daerah beserta dokumen pendukung R-APBD 2027 kepada DPRD Kota Medan.
Penyampaian dokumen tersebut menjadi bagian dari tahapan pembahasan anggaran sebelum nantinya ditetapkan menjadi APBD Kota Medan Tahun Anggaran 2027.
Wong mengatakan DPRD akan mencermati program dan alokasi anggaran yang diajukan Pemko Medan. Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah kemampuan pemerintah dalam merealisasikan program tersebut setelah anggaran disahkan.
“Yang paling penting bukan hanya berapa besar anggarannya, tetapi bagaimana anggaran tersebut dapat direalisasikan secara optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Medan,” tegasnya, Senin (14 September 2026).
DPRD Soroti Program Prioritas
Dalam pembahasan R-APBD 2027, sejumlah sektor yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat akan menjadi perhatian DPRD. Di antaranya pembangunan infrastruktur, pelayanan kesehatan serta berbagai program pembangunan lainnya.
Wong menilai penentuan program harus mempertimbangkan kondisi keuangan daerah sekaligus kebutuhan masyarakat. Dengan begitu, anggaran yang disusun tidak hanya terlihat besar dalam dokumen, tetapi juga realistis untuk dilaksanakan.
“Kita harus melihat kemampuan keuangan daerah dan kebutuhan masyarakat. Program yang dianggarkan harus benar-benar menjadi prioritas dan sesuai dengan kondisi di lapangan,” ujarnya.
Menurutnya, sinkronisasi antara program pemerintah dengan kebutuhan warga menjadi bagian penting dalam pembahasan anggaran. DPRD akan melihat apakah program yang diusulkan benar-benar mampu menjawab persoalan yang terjadi di tengah masyarakat.
“Jangan sampai anggaran besar, tetapi realisasinya tidak maksimal atau tidak menyentuh kebutuhan masyarakat. Karena itu, setiap program harus dibahas secara cermat agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.
Realisasi Anggaran Ikut Dikawal
Selain fungsi penganggaran, DPRD Kota Medan juga akan menjalankan fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan APBD. Wong menegaskan proses pembahasan tidak berhenti setelah angka-angka anggaran disepakati.
Menurut dia, penggunaan anggaran daerah harus diarahkan agar berjalan efektif, efisien, transparan dan tepat sasaran.
DPRD, lanjutnya, akan terus mengawal agar program yang telah masuk dalam APBD 2027 dapat dilaksanakan sesuai perencanaan serta memberikan hasil yang dapat dirasakan masyarakat.
“Intinya, kita ingin APBD Kota Medan 2027 mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan mendukung pembangunan kota. Karena itu, yang kita kawal bukan hanya angka dalam APBD, tetapi juga realisasi dan manfaatnya bagi masyarakat,” pungkasnya.













