Sumatera Utara

Aktivis UISU Fathih Ajak Mahasiswa Bergabung dalam Aksi AMSUB di Medan

×

Aktivis UISU Fathih Ajak Mahasiswa Bergabung dalam Aksi AMSUB di Medan

Sebarkan artikel ini
Fathih, mahasiswa UISU dalam dokumentasi kegiatan mahasiswa di Medan, menjelang rencana aksi Aliansi Mahasiswa Sumatera Utara Bersatu pada Selasa (20102026). (pelitaharian.id/Foto Ist)

MEDAN, seputaranindonesia.com — Aktivis Universitas Islam Sumatera Utara (UISU), Fathih, mengajak seluruh mahasiswa UISU untuk turut bergabung dalam aksi Aliansi Mahasiswa Sumatera Utara Bersatu (AMSUB) yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 20 Oktober 2026, di Kota Medan.

Ajakan tersebut disampaikan sebagai bentuk dorongan kepada mahasiswa untuk mengambil bagian dalam menyampaikan aspirasi serta mengawal berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat. Fathih menilai mahasiswa memiliki peran penting dalam kehidupan demokrasi, terutama dalam menyuarakan kritik dan mendorong evaluasi terhadap kebijakan pemerintah.

Menurutnya, momentum dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menjadi salah satu kesempatan bagi mahasiswa untuk menyampaikan pandangan kritis terhadap berbagai kebijakan nasional.

Fathih Ajak Mahasiswa UISU Turun Bersama AMSUB

Fathih mengajak mahasiswa UISU agar tidak hanya menjadi penonton dalam dinamika sosial dan politik, tetapi juga mengambil bagian dalam gerakan mahasiswa yang memperjuangkan aspirasi masyarakat.

Ia menekankan pentingnya solidaritas dan persatuan antarmahasiswa dalam mengawal persoalan publik. Menurutnya, keterlibatan mahasiswa dalam aksi penyampaian pendapat merupakan salah satu bentuk partisipasi dalam kehidupan demokrasi yang perlu dijalankan secara kritis, tertib, dan bertanggung jawab.

Ajakan tersebut juga ditujukan untuk memperkuat keterlibatan mahasiswa UISU dalam konsolidasi gerakan mahasiswa di Sumatera Utara, sekaligus membangun semangat kebersamaan lintas kampus dalam menyikapi berbagai persoalan bangsa.

Fathih berharap mahasiswa UISU dapat berpartisipasi dalam aksi AMSUB sebagai bagian dari upaya menyampaikan aspirasi secara terbuka dan damai.

AMSUB Siapkan Enam Tuntutan

Berdasarkan dokumen rencana aksi yang menjadi acuan, AMSUB menjadwalkan aksi pada Selasa, 20 Oktober 2026, mulai pukul 14.00 WIB hingga selesai, dengan perkiraan sekitar 500 peserta.

Dalam rencana tersebut, massa dijadwalkan berkumpul di kampus masing-masing sebelum bergerak menuju Taman Kebun Bunga, kemudian melanjutkan penyampaian aspirasi ke Kantor DPRD Provinsi Sumatera Utara dan kawasan Lapangan Merdeka, Medan.

Adapun enam tuntutan yang tercantum dalam dokumen rencana aksi AMSUB meliputi pertanggungjawaban politik terkait penanganan bencana, keterbukaan dokumen pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melalui mekanisme hukum, proses konstitusional oleh DPR RI, penanganan kebakaran hutan dan lahan, evaluasi prioritas anggaran termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta efisiensi anggaran pemerintah.

Berbagai tuntutan tersebut menjadi bagian dari agenda penyampaian aspirasi mahasiswa terhadap sejumlah persoalan nasional yang dinilai perlu mendapatkan perhatian.

Mahasiswa UISU Diharapkan Berpartisipasi Aktif

Fathih berharap mahasiswa UISU dapat menunjukkan kepedulian terhadap persoalan masyarakat melalui partisipasi dalam gerakan mahasiswa yang terorganisasi.

Menurutnya, persatuan mahasiswa menjadi salah satu unsur penting dalam membangun gerakan yang mampu menyampaikan aspirasi secara jelas dan bertanggung jawab. Karena itu, ia mengajak mahasiswa UISU untuk bersama-sama menyukseskan agenda penyampaian aspirasi AMSUB.

Aksi tersebut diharapkan menjadi ruang bagi mahasiswa dari berbagai kampus untuk bertemu, memperkuat solidaritas, serta menyampaikan pandangan terhadap kebijakan pemerintah dan persoalan yang menyangkut kepentingan masyarakat.

Pelaksanaan aksi dan jumlah mahasiswa UISU yang berpartisipasi akan mengikuti perkembangan pada hari kegiatan.

Pengaduan DLH Kota Medan