“Perhelatan ini menjadi wadah pendampingan bagi orang tua anak-anak spesial ini,” ungkapnya.
Bunda PAUD Kota Medan ini mengatakan, anak-anak berkebutuhan khusus ini juga berhak mendapatkan pendidikan, bermain, dan bersosialisasi. Orang tua dan guru inklusi, lanjutnya, berperan penting dalam memenuhi hak anak-anak berkebutuhan khusus ini.
Dalam perhelatan ini, anak-anak down sindrom unjuk kebolehan di depan Kahiyang. Ada yang menari tor-tor, ada pula yang membaca puisi. Saat itu, pembaca puisi, Muhammad Rizki, memberikan buket bunga kepada Kahiyang.
Kahiyang menyaksikan penampilan anak-anak berkebutuhan khusus ini dengan penuh perhatian. Dia tampak terharu karena anak-anak spesial ini begitu percaya diri unjuk kebolehan menari dan membaca puisi.
Pada kesempatan itu, Kahiyang juga memberikan bingkisan kepada sepuluh perwakilan anak-anak berkebutuhan khusus tersebut. Raut kegembiraan pun terpancar di wajah anak-anak spesial itu.
Kehadiran Kahiyang menjadi magnet tersendiri pada acara itu. Tidak sedikit anak-anak berkebutuhan khusus dan orangtuanya meminta swafoto dengannya. Dan Kahiyang pun memenuhi permintaan itu dengan penuh keramahan.












