MEDAN, pelitaharian.id — Sumur warga yang mulai mengering akibat musim kemarau panjang membuat persoalan air bersih semakin dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah Provinsi Banten. Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap kebutuhan dasar warga, mulai dari minum, memasak hingga sanitasi.
Merespons kondisi itu, Holding Perkebunan PTPN III (Persero) melalui Sub Holding PTPN IV PalmCo menyiapkan bantuan air bersih secara bertahap ke wilayah yang mengalami kekeringan.
Total bantuan yang disiapkan mencapai 101.000 liter air bersih. Distribusi tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat di 15 desa yang tersebar di Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Lebak.
Bantuan berasal dari dua sumber, yakni program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan serta penggalangan dana secara swadaya yang dilakukan para pekerja PTPN IV PalmCo.
Tahap Pertama Sasar 750 KK
Penyaluran tahap pertama telah dilakukan pada akhir pekan lalu dengan menggunakan pendanaan dari program TJSL perusahaan.
Sebanyak 41.000 liter air bersih didistribusikan kepada sekitar 750 KK di Kabupaten Pandeglang. Distribusi tahap awal tersebut mencakup lima desa, yakni Desa Bungurcopong, Desa Pasirsedang, Desa Kadumalati, Desa Pasirpanjang, dan Desa Ganggaeng.
Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, mengatakan bantuan tersebut merupakan respons perusahaan terhadap kondisi masyarakat yang terdampak kemarau panjang.
“Bantuan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial PTPN IV PalmCo. Kami berupaya membantu masyarakat dalam menghadapi krisis air bersih akibat musim kemarau saat ini,” ujar Jatmiko dalam keterangan tertulisnya.
Menurut Jatmiko, perusahaan tidak hanya mengandalkan program TJSL. Para pekerja di lingkungan internal perusahaan juga mengambil inisiatif untuk menggalang dana secara pribadi guna memperluas jangkauan bantuan.
“Selain dari program TJSL perusahaan, rekan-rekan karyawan di Head Office berinisiatif mengumpulkan dana pribadi untuk memperluas jangkauan bantuan. Ini menjadi bentuk solidaritas dan kepedulian dari para pekerja terhadap masyarakat sekitar,” tambahnya.
60 Ribu Liter Disiapkan untuk Tahap Kedua
Dukungan dari para pekerja tersebut akan diwujudkan dalam distribusi tahap kedua yang dijadwalkan berlangsung pada minggu kedua Oktober 2026.
Sebanyak 60.000 liter air bersih disiapkan untuk tahap berikutnya. Kali ini, jangkauan bantuan diperluas ke wilayah Kabupaten Pandeglang sekaligus Kabupaten Lebak.
Distribusi tersebut akan menyasar 10 desa tambahan yang turut mengalami krisis air bersih. Bantuan diproyeksikan dapat memenuhi kebutuhan sementara sedikitnya 1.750 KK.
Dengan demikian, keseluruhan program distribusi air bersih perusahaan dan karyawan ditargetkan menjangkau sekitar 2.500 KK melalui 15 desa.
Warga Datang Membawa Wadah Air
Pada distribusi tahap pertama, warga terlihat mendatangi titik-titik pembagian yang telah ditentukan. Sejumlah warga membawa jerigen, ember hingga galon untuk menampung air ketika armada truk tangki tiba di lokasi.
Kepala Desa Ganggaeng, Kecamatan Picung, Gopur Gojali, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan kepada masyarakat desanya.
“Kami atas nama Pemerintah Desa Ganggaeng dan masyarakat mengucapkan terima kasih kepada Manajemen PTPN IV PalmCo Kebun Kertajaya atas bantuan air bersih yang sangat bermanfaat bagi masyarakat. Bantuan ini merupakan wujud kepedulian dan sinergi yang nyata antara perusahaan dengan masyarakat sekitar,” tutur Gopur.
Ia berharap kepedulian tersebut dapat terus berlanjut sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam cakupan yang lebih luas.
“Semoga kerja sama dan kepedulian seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Sekali lagi, kami mengucapkan terima kasih kepada Manajemen PTPN IV PalmCo Kebun Kertajaya. Semoga bantuan ini menjadi amal kebaikan dan memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Ganggaeng,” tambahnya.
Harapan serupa disampaikan Kepala Desa Pasir Sedang, Kecamatan Picung, Agus Wahyudin. Menurutnya, hubungan dan kolaborasi antara pemerintah desa, masyarakat, dan perusahaan perlu terus dibangun, khususnya dalam menghadapi kondisi sulit seperti kemarau panjang.
“Kami berharap sinergi dan hubungan baik antara Pemerintah Desa Pasir Sedang, masyarakat, dan PTPN IV PalmCo Kebun Kertajaya dapat terus terjalin dan ditingkatkan melalui berbagai program sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ungkap Agus.
Distribusi Dipantau Selama Kemarau
Penyaluran air bersih tersebut diharapkan dapat membantu mempertahankan akses masyarakat terhadap kebutuhan dasar selama musim kemarau masih berlangsung.
PTPN IV PalmCo menyatakan akan terus memantau perkembangan kondisi di lapangan. Koordinasi dengan pemerintah daerah setempat juga akan dilakukan untuk melihat kebutuhan penanganan dampak kekeringan berikutnya.
Bantuan 101 ribu liter air bersih tersebut menjadi bagian dari respons perusahaan terhadap kondisi warga yang menghadapi keterbatasan pasokan air akibat kemarau panjang di sejumlah wilayah Banten.













