Berikut ini adalah 7 tuntutan utama yang disampaikan KAMMI Medan:
- Mendesak Kejati Sumut, Harli Siregar, melakukan penyelidikan menyeluruh terhadap proyek revitalisasi Danau Siombak oleh PT Bahana Prima Nusantara.
- Meminta BBWS Sumatera II membuka dokumen perencanaan dan pengawasan proyek secara publik.
- Menuntut transparansi anggaran senilai Rp42,5 miliar dan audit terbuka.
- Menuntut pemeriksaan fisik proyek oleh lembaga independen.
- Mendesak penyelesaian ganti rugi lahan warga terdampak secara adil.
- Menolak penyalahgunaan wewenang, pengabaian K3, dan penggelapan anggaran proyek.
- Memberi batas waktu respon, jika tak ditindaklanjuti, mereka mengancam aksi lanjutan dengan massa yang lebih besar.
Dalam aksi, mahasiswa juga membakar ban, menyanyikan lagu-lagu perjuangan, serta membacakan puisi secara bergantian sebagai simbol perlawanan terhadap dugaan korupsi.












