Medan, pelitaharian.id – Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024 mencatat sejarah baru dengan banyaknya rekor nasional dan rekor PON yang terpecahkan. Keberhasilan ini menegaskan bahwa PON kali ini bukan hanya sukses dalam penyelenggaraan, tetapi juga dalam pencapaian prestasi atlet.
Dalam konferensi pers di Media Center PON XXI di Medan, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Marciano Norman menekankan, “PON yang sukses adalah PON yang mampu memecahkan banyak rekor, baik nasional maupun PON sendiri.” PON kali ini berhasil mencatatkan 7 rekor nasional dan 21 rekor PON dalam cabang olahraga atletik saja.
Salah satu sorotan utama adalah prestasi atlet lari asal Sumatera Utara, Nella, yang berhasil memecahkan tiga rekor nasional. Marciano menambahkan, “Nella belum tergabung dalam tim nasional, tapi kami sangat mengapresiasi keberhasilan pembinaan di Sumut. Dia adalah harapan besar untuk masa depan olahraga Indonesia.”
Pemecahan Rekor di Berbagai Cabang Olahraga
Selama perhelatan PON XXI, rekor juga tercipta di cabang lainnya. Renang mencatat satu rekor nasional dan 17 rekor PON, sementara cabang selam kolam menghasilkan 7 rekor nasional dan 6 rekor PON. Angkat besi mencatat 5 rekor senior dan 6 rekor PON, panjat tebing 4 rekor nasional dan 4 rekor PON, dan menembak menyumbangkan 2 rekor nasional serta 20 rekor PON.
“Banyaknya rekor yang dipecahkan membuat saya bangga. Ini adalah hasil kerja keras pembinaan yang dilakukan oleh provinsi dan kabupaten/kota,” ucap Marciano dengan semangat.
Kejutan dan Peluang di PON
PON XXI juga menyajikan kejutan, seperti kegagalan Veddriq Leonardo, peraih medali emas olimpiade, yang tidak berhasil meraih emas di cabang panjat tebing. Ia kalah dari Kiromal Katibin di babak perempat final. “Keduanya selalu saling mengalahkan di Pelatnas, tetapi kali ini Veddriq kalah,” jelas Marciano.
Menurutnya, PON adalah kesempatan emas bagi atlet untuk melampaui prestasi dan meraih rekor baru. “PON adalah tolak ukur bagi atlet untuk melangkah ke tingkat yang lebih tinggi,” tambahnya.
Marciano juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Aceh dan Sumut atas sambutan hangat selama PON. “PON adalah pesta olahraga yang mempersatukan bangsa. Saat kita berbicara tentang olahraga, kita berbicara tentang semangat merah putih yang selalu berkibar,” pungkasnya.












