MEDAN, pelitaharian.id – Pemandangan berbeda terlihat di depan Kantor Wali Kota Medan, Jalan Kapten Maulana Lubis, Jumat sore (14/8). Sejumlah pejabat Pemko Medan bersama insan pers turun ke jalan membagikan bendera Merah Putih kepada pengendara yang melintas.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Pemerintah Kota Medan berkolaborasi dengan Persatuan Wartawan Pemko Medan (PWPM) mengajak masyarakat ikut menunjukkan semangat kebangsaan melalui simbol Merah Putih.
Aksi berlangsung setelah Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Medan.
Tidak hanya membagikan bendera, kegiatan itu juga dimanfaatkan sebagai ruang interaksi langsung antara pemerintah, wartawan dan masyarakat. Para pengendara yang melintas tampak memberikan respons positif ketika bendera disodorkan kepada mereka.
Beberapa pengendara bahkan memperlambat kendaraan atau berhenti sejenak untuk menerima bendera. Dari tengah keramaian, terdengar pula seruan “Merdeka! Merdeka!” yang membuat suasana semakin semarak.
Sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) Pemko Medan, unsur Forkopimda serta Ketua PWPM Muhammad Edison Ginting ikut turun langsung dalam kegiatan tersebut.
Ketua PWPM Muhammad Edison Ginting menilai pembagian bendera menjelang peringatan kemerdekaan memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar tradisi tahunan.
Menurutnya, keberadaan Merah Putih seharusnya dapat mengingatkan masyarakat terhadap perjalanan panjang bangsa Indonesia dalam memperjuangkan kemerdekaan.
“Sebagai generasi penerus bangsa, tentu kita harus senantiasa menjaga dan mengisi kemerdekaan dengan berbagai hal positif, sehingga nilai-nilai perjuangan para pejuang bangsa selalu hidup dalam hati dan kehidupan kita sehari-hari,” ujar Ginting di sela-sela kegiatan.
Ia menilai generasi saat ini memiliki tanggung jawab untuk meneruskan semangat para pejuang melalui tindakan yang memberikan manfaat. Menjaga persatuan, membangun kepedulian sosial dan berkontribusi terhadap kemajuan daerah menjadi bagian dari cara mengisi kemerdekaan.
“Jangan sampai Merah Putih hanya berkibar di tiang-tiang, tetapi semangatnya tidak hadir dalam kehidupan kita. Kemerdekaan harus diisi dengan karya, persatuan dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar,” katanya.
Kolaborasi antara Pemko Medan, Forkopimda dan PWPM juga menjadi pesan tersendiri dalam kegiatan tersebut. Semangat nasionalisme dinilai dapat tumbuh lebih kuat ketika berbagai elemen masyarakat mengambil bagian secara bersama-sama.
Bagi masyarakat yang menerima bendera, ukurannya yang kecil tidak mengurangi nilai simbolisnya. Bendera tersebut menjadi pengingat bahwa perayaan kemerdekaan merupakan momentum bersama, bukan hanya agenda pemerintah.
Di sisi lain, aspek keamanan dan kelancaran lalu lintas turut menjadi perhatian selama pembagian bendera berlangsung. Personel Dinas Perhubungan dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Medan ditempatkan di sekitar lokasi untuk membantu mengatur arus kendaraan.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib hingga selesai. Bendera Merah Putih yang dibagikan dari depan Kantor Wali Kota Medan kemudian dibawa oleh para pengendara ke berbagai arah, menyebarkan semangat menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI di sejumlah penjuru Kota Medan.












