Politik & Pemerintahan

Camat Helvetia Perkuat Layanan Publik, Gunawan Sidak Kelurahan dan Benahi Persoalan Lingkungan

5
×

Camat Helvetia Perkuat Layanan Publik, Gunawan Sidak Kelurahan dan Benahi Persoalan Lingkungan

Sebarkan artikel ini

Koordinasi Aparatur Ditingkatkan, Sampah Liar hingga Bangunan Tanpa PBG Jadi Sorotan di Wilayah Perbatasan

Rapat koordinasi berlangsung di Aula Kantor Camat Medan Helvetia, Jalan Beringin X No.2, diikuti para lurah untuk membahas peningkatan pelayanan kepada masyarakat, Kamis (02/04/2026). (pelitaharian.id/Foto: Ist)

MEDAN, pelitaharian.id – Upaya peningkatan kualitas pelayanan publik terus didorong di Kecamatan Medan Helvetia. Camat Medan Helvetia, Gunawan Perangin Angin, S.T., M.M., melakukan langkah aktif dengan turun langsung ke setiap kelurahan guna memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal.

Kegiatan tersebut dilakukan di tengah agenda rapat koordinasi bersama para lurah yang berlangsung di Kantor Camat Medan Helvetia, Jalan Beringin X No.2, Helvetia, Kamis (02/04/2026) siang.

Dalam keterangannya, Gunawan menekankan bahwa kunjungan ke kelurahan bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari upaya menyerap persoalan riil yang dihadapi masyarakat sekaligus mengevaluasi kinerja aparatur di tingkat kelurahan.

“Kami fokuskan untuk memberikan pelayanan secara maksimal kepada warga.” ujar Gunawan.

Ia mengungkapkan, Kecamatan Medan Helvetia saat ini membawahi tujuh kelurahan. Dengan posisi barunya sebagai camat, dirinya menempatkan pelayanan publik sebagai prioritas utama yang harus segera dibenahi dan ditingkatkan.

Tidak hanya itu, ia juga menyoroti pentingnya sinergi antara pihak kecamatan dan kelurahan. Dalam setiap kunjungannya, Gunawan mengaku melakukan pemeriksaan langsung terhadap struktur organisasi, kondisi lingkungan kantor, hingga kedisiplinan aparatur.

“Setiap saya mengunjungi kantor lurah, saya cek struktur organisasi, kebersihan, dan persoalan lain. Itu bagian dari profesionalisme dalam bekerja,” katanya.

Sampah Liar Jadi Pekerjaan Rumah

Permasalahan kebersihan lingkungan menjadi salah satu fokus utama yang saat ini tengah dihadapi Kecamatan Medan Helvetia. Kondisi wilayah yang berbatasan dengan Kabupaten Deli Serdang disebut menjadi salah satu faktor munculnya tumpukan sampah liar.

Sejumlah titik seperti Jalan Sumarsono dan Jalan Kemiri kerap ditemukan penumpukan sampah yang diduga berasal dari luar wilayah Kota Medan.

“Memang ini jadi PR berat bagi kami. Banyak sampah liar yang masuk dari luar. Kami tidak menuduh, tapi faktanya memang ada,” ungkapnya.

Meski menghadapi tantangan tersebut, pihak kecamatan tetap berkomitmen menjaga kebersihan lingkungan. Penanganan dilakukan secara bertahap, termasuk membersihkan titik-titik rawan sampah.

Sebagai langkah inovatif, lokasi bekas pembuangan sampah liar kini mulai dialihfungsikan menjadi taman lingkungan. Program ini melibatkan pemilik lahan dan masyarakat sekitar agar turut menjaga kebersihan area tersebut.

“Kami jadikan lokasi bekas sampah itu taman, lengkap dengan posko dan spanduk imbauan. Harapannya masyarakat ikut menjaga dan mencegah orang membuang sampah sembarangan,” jelasnya.

Tegakkan Aturan Bangunan

Selain isu kebersihan, persoalan bangunan tanpa izin juga menjadi perhatian serius pemerintah kecamatan. Gunawan menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan toleransi terhadap pelanggaran aturan tersebut.

Ia meminta seluruh perangkat kelurahan aktif melakukan pengawasan di lapangan serta mengingatkan warga agar melengkapi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) sebelum melakukan pembangunan.

“Jika ditemukan pembangunan yang belum memiliki PBG, kami imbau segera diurus. Ini penting untuk tertib aturan sekaligus mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Medan,” tegasnya.

Dengan berbagai langkah tersebut, Pemerintah Kecamatan Medan Helvetia berharap kualitas pelayanan publik semakin meningkat serta mampu menciptakan lingkungan yang tertib, bersih, dan nyaman bagi masyarakat.