Dalam wawancara, Dr. Murniati juga mengapresiasi program Universal Health Coverage (UHC) di Medan yang memungkinkan warga mendapat layanan kesehatan gratis hanya dengan menggunakan KTP. “Saya sangat berharap program ini dapat diwujudkan, karena kesehatan adalah kebutuhan nomor satu. Banyak masyarakat yang kesulitan mengakses layanan kesehatan, jadi inovasi dari Pak Bobby ini adalah terobosan yang brilian, dan ini yang benar-benar kita harapkan,” jelasnya penuh optimisme.
Selain itu, Dr. Murniati menyoroti konsep restorative justice yang diusung Bobby-Surya sebagai solusi damai dalam penyelesaian masalah tanpa harus menempuh jalur pengadilan. “Restorative justice ini seharusnya menjadi keharusan dalam debat ini. Tidak ada satu pun orang yang ingin bermasalah; semua ingin hidup damai dan sejahtera. Pendekatan ini bisa menciptakan kesejahteraan dalam masyarakat, baik dari segi fisik maupun ekonomi, sehingga masalah tidak selalu harus diselesaikan melalui jalur hukum,” ujarnya, menekankan pentingnya pendekatan ini.
Ketika ditanya lebih lanjut mengenai harapannya dalam debat ini, Dr. Murniati mengungkapkan harapan besar untuk kesejahteraan masyarakat Sumatera Utara yang lebih merata. “Menurut saya, yang utama adalah kesejahteraan masyarakat Sumatera Utara. Banyak potensi yang belum tergali di Sumut, dan yang bisa menggali potensi ini adalah generasi muda yang memiliki visi ke depan. Mari manfaatkan kekayaan alam kita, dari ujung barat Sumatera Utara seperti Tapanuli Tengah dan Sibolga, hingga kawasan Danau Toba,” tuturnya.












