“Dari data dapodik (data pokok pendidikan) ada sekitar 1.350 orang anak putus sekolah di Kota Medan, tetapi akan kita verifikasi ulang lagi,” ucapnya.
Verifikasi ulang itu ditargetkan akan selesai dalam waktu dekat, sehingga seribuan anak putus sekolah bisa kembali mengenyam pendidikan mengikuti tahun ajaran baru 2024/2025.
“Selain mendapat pendidikan gratis, kita juga akan memberi bantuan sebesar Rp1,5 juta per orang dalam satu tahun”, kata Benny.












