Ikhyar menjelaskan keterlibatan pihak asing dalam konflik sering kali membuat Papua kembali bergejolak, tetapi itu hanya di tingkat elit , sementara di akar rumput masyarakat mulai menikmati hasil pembangunan.
“Apa yang diutarakan Prabowo bahwa penyelesaian Papua bukan semata mata ekonomi, tetapi campur tangan negara dan lembaga asing ini yang memprovokasi dan membuat Papua selalu bergejolak, jadi selain melanjutkan program pembangunan yang sudah berjalan maximal, maka negara dan rakyat Indonesia harus mengisolasi negara dan lembaga asing dalam forum resmi maupun non resmi di Papua maupun dunia internasional, sehingga mereka tidak punya ruang untuk kampanye Papua merdeka di manapun, karena sejatinya masyarakat Papua di akar rumput sedang menikmati hasil pembangunan yang dijalankan pemerintahan Jokowi,” tutur Ikhyar.












