Sebagai penjual nasi, pria tua bertubuh kurus dan berkacamata ini mengaku, kerusakan jalan berdampak terhadap usaha yang dilakoninya. Sejak jalan rusak, jelasnya, penghasilannya drastis menurun.
“Jalan rusak menyebabkan pembeli berkurang. Ditambah lagi kalau musim kemarau, abu berterbangan. Makanya, saya berharap agar perbaikan jalan berjalan lancar sehingga Jalan Danau Marsabut bagus kembali,” harapnya seraya mengucapkan terima kasih kepada Pemko Medan atas perbaikan jalan yang dilakukan.
Rasa gembira juga dirasakan Sani Br Situmeang (39). Ibu rumah tangga yang tengah hamil itu, mengaku sangat senang dengan diperbaikinya Jalan Danau Marsabut tersebut. ”Jalan kami ini sudah lama rusak. Kami benar-benar gembira dengan perbaikan jalan yang dilakukan Pemko Medan ini. Terima kasih Pemko Medan karena jalan kami telah diperbaiki,” ujar Sani.
Sementara itu menurut M Yamin (57), pegawai Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) yang ditemui di lapangan, perbaikan Jalan Danau Marsabut telah dilakukan sejak, Selasa (12/11). Saat ini, jelasnya, pengerjaan masih fokus untuk meratakan jalan yang berlubang dan bergelombang.












