Dalam nomor perorangan putra, pesenam asal Jawa Timur, Raja Dwi Permata Halim, juga mencuri perhatian dengan meraih emas berkat penampilan luar biasa. Ini menjadi medali emas keduanya setelah sebelumnya memenangkan nomor pasangan bersama Della Rosse Ananda Purbowo. “Alhamdulillah, dua emas di PON kali ini adalah hasil doa dan dukungan dari semua pihak,” ujar Raja dengan penuh rasa syukur.
Medali perak di nomor perorangan putra diraih oleh Gregorius Agung Iswarabawa dari DKI Jakarta, sementara perunggu diperoleh Aprilian Anggara dari Jambi.
Dengan hasil dari dua nomor senam aerobik ini, rangkaian pertandingan cabor senam di PON XXI Aceh-Sumut 2024 resmi berakhir. DKI Jakarta keluar sebagai juara umum di cabang senam, dengan total tujuh medali emas, diikuti Riau dengan enam emas, dan Jawa Timur di posisi ketiga dengan lima emas.
Pada hari pertama perhelatan senam aerobik, DKI Jakarta juga menunjukkan dominasi di nomor perorangan putri. Krischayani Kurniawan berhasil meraih medali emas dengan nilai tertinggi 18,650, diikuti Della Rosse Ananda Purbowo dari Jawa Timur dengan perak (18,450), dan Elmalia Virdania Putri dari Yogyakarta yang meraih perunggu (17,800).












