Set kedua berlangsung lebih ketat, di mana Velisha dan Bernadine kembali unggul di interval dengan skor 11-8. Namun, Mutia dan Rista tidak menyerah begitu saja. Mereka memperlihatkan perjuangan yang gigih dan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 19-19. Sayangnya, kehilangan momentum membuat mereka gagal mempertahankan semangat dan Velisha/Bernadine mengambil dua poin akhir, menutup set kedua dengan skor 21-19.
Kekecewaan jelas terlihat di wajah Rista setelah pertandingan. “Sebenarnya kami bisa mengimbangi, terutama di set kedua. Namun, kami kurang beruntung dalam momen-momen penting,” ungkap Rista, yang sebelumnya pernah bergabung di klub PB Djarum. Meskipun mereka menjadi non-unggulan, Rista merasa kinerja timnya tidak jauh berbeda dengan lawan.
Dengan hasil ini, Mutia dan Rista harus puas meraih medali perunggu bersama pasangan DKI Jakarta. Sementara Jateng akan bersaing di final ganda putri, menanti untuk mengukir prestasi gemilang di PON XXI.












