“Saya minta kepada Dinas Lingkungan Hidup sebagai leader dapat terus memantau kebersihan di titik-titik penilaian dan Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) juga dapat memperhatikan drainase dan inlet yang ada, artinya jangan sampai ada ditemukan sampah disitu. Selain itu untuk Kecamatan pastikan juga petugas melati jika menyapu jalan membawa tong sampah, agar sampah yang ada dibuang langsung ke tong sampah “, jelas Topan.
Menurut Topan, saling kolaborasi dan kerjasama yang baik sangat diperlukan agar seluruh indikator dalam penilaian Adipura 2024 dapat dilaksanakan dengan baik. Untuk itu, diperlukan semangat sinergi, seluruh pihak yang terlibat agar dapat bekerja sama secara maksimal. Sehingga Kota Medan dapat meraih kembali Piala Adipura 2024.
“Langkah kecil yang kita lakukan diharapkan dapat menjadi kontribusi nyata dalam mendukung upaya keseluruhan untuk meraih prestasi dalam penilaian Adipura 2024. Dengan demikian, Kota Medan dapat terus menunjukkan komitmen tinggi terhadap kebersihan lingkungan dalam meraih apresiasi sekaligus memelihara prestasi yang telah diraih sebelumnya,” harapnya.













