Namun, tanpa diduga, teman-temannya percaya dan menyebarkan ke grup whatsapp lain.
“Mereka percaya karena Aliang mencatut nama Pak Hasyim dan jabatannya,” jelas Gunawan dari tim KSH (Kita Sahabat Hasyim).
Sementara itu, Hasyim SE kepada wartawan menyatakan sudah memaafkan Aliang.
“Tadi saya dihubungi kawan-kawan di KSH bahwa mereka sudah ketemu dengan pembuat informasi hoax Open House Imlek saya,” katanya.
Hasyim mengaku penasaran terkait motif Aliang menyebarkan hoax itu.
“Ketika dia sampaikan alasannya, dan saya lihat Aliang ini orangnya polos, ya sudah lah saya maafkan. Apalagi dia sudah buat pernyataan secara terbuka, ” katanya .
Ketika ditanya apakah akan terus dilanjut secara hukum, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Medan ini menyatakan lebih memilih untuk memaafkan.
“Saya kira ini jadi pelajaran buat kita semua, jangan suka membuat dan menebar hoax. Siapapun kita pasti tidak ingin difitnah. Jadi bijaklah bermedsos,” pungkasnya.
Sekedar mengingatkan sebelumnya beredar beredarnya sticker/banner terkait Open House Imlek Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE di Lapangan Benteng, Medan .












