Arif pun mengingatkan kembali ikrar keberagaman yang telah dilaksanakan pada Oktober 2023 di Gedung Astaka Medan. JBMI, kata Arif, harus mampu berperan dalam pembangunan bangsa dan negara melalui program yang telah dibuat.
“Dengan semangat Pancasila dan Dalihan Natolu, kita harus mampu berperan dalam peningkatan ekonomi, sosial dan budaya melalui program program kita. Ikrar keberagaman yang telah kita laksanakan pada 2023 lalu, Insyah Allah akan terlaksana tidak lama lagi dalam bentuk forum nasional. JBMI menjadi cikal bakal berberdirinya (FKN) forum tersebut,” kata Arif.
Dalam sambutanya Pj. Gubsu Agus Fatoni mengajak Jam’iyah Batak Muslim Indonesia (JBMI) menjaga kondusifitas daerah. Menurutnya, kondusifitas dan harmoni yang telah terbangun di Sumut merupakan modal besar untuk pembangunan.
Sumut, kata Fatoni, telah dianugerahi keberagaman suku, budaya dan agama patut disyukuri. Apalagi dengan keberagamannya, Sumut tetap pasti bisa menjaga ketentraman selama ini.
“Sumut dianugerahi alam yang luar biasa, pintu masuk Indonesia, suku budaya dan agama yang beragam, ini modal kita untuk pembangunan dan patut dijaga keharmonisannya,” kata Fatoni.













