Fokus Utama: Penanganan Banjir Medan Johor dan Jalur Air dari Selatan
Selain keamanan, penanganan banjir menjadi perhatian utama dalam Safari Jumat tersebut. Rico menjelaskan bahwa kawasan Medan Johor, terutama Jalan Eka Rasmi, merupakan titik awal banjir ketika hujan dari kawasan pegunungan mengguyur Kota Medan.
“Banjir di sini yang pertama datang sebelum masuk kota. Kalau dari gunung turun air deras, daerah selatan duluan yang kena,” jelasnya.
Rico mengatakan dirinya telah turun langsung meninjau lokasi banjir pada malam hari, bahkan menggunakan perahu saat genangan air tinggi dan turut menemukan kemunculan ular akibat kondisi tersebut.
Untuk penanganan jangka panjang, Pemko Medan mendorong percepatan normalisasi parit besar, koordinasi lintas daerah, dan rencana sodetan menuju kanal melalui kerja sama dengan Pemkab Deliserdang dan Balai Wilayah Sungai Sumatera. Pendanaan sodetan tersebut telah diusulkan melalui bantuan Bank Dunia.
“Fokus kita pembenahan banjir duluan karena kompleksitasnya makin tinggi. Kita berusaha semaksimal mungkin menyelesaikan masalah ini,” tegasnya.
Pemko Medan Salurkan Bantuan untuk Masjid dan Pemberdayaan Masyarakat
Pada kegiatan Safari Jumat itu, Pemko Medan juga menyalurkan sejumlah bantuan, meliputi:












