Berita Utama & Headline

PN Pekanbaru Gelar Pengajian Muharram, Penguatan Integritas Aparatur Peradilan Jadi Sorotan

4
×

PN Pekanbaru Gelar Pengajian Muharram, Penguatan Integritas Aparatur Peradilan Jadi Sorotan

Sebarkan artikel ini

Jamaah RUBER Bahas Keistimewaan Bulan Muharram sebagai Momentum Meningkatkan Profesionalisme dan Pelayanan Publik

Sesi tanya jawab berlangsung interaktif saat peserta pengajian Jamaah RUBER mendalami materi tentang keutamaan Bulan Muharram di Pengadilan Negeri Pekanbaru. (pelitaharian.id/Foto: Ist). Pekanbaru, 13 Juni 2026.

PEKANBARU, pelitaharian.id – Pengadilan Negeri Pekanbaru menggelar Pengajian Rutin Jamaah RUBER (RUang BERkah) pada Jumat, 13 Juni 2026. Kegiatan yang mengusung tema Keutamaan Bulan Muharram tersebut dihadiri Wakil Ketua, para hakim, aparatur sipil negara (ASN), PPPK, serta mahasiswa magang sebagai bagian dari pembinaan spiritual di lingkungan peradilan. Melalui kegiatan ini, PN Pekanbaru berupaya memperkuat integritas dan karakter aparatur guna mendukung pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat pencari keadilan.

Kegiatan yang berlangsung di ruang Pengadilan Negeri Pekanbaru itu dimulai pukul 08.30 WIB dan berakhir sekitar pukul 10.00 WIB. Acara menjadi bagian dari program pembinaan rohani yang rutin dilaksanakan untuk memperkuat nilai-nilai integritas dan profesionalisme aparatur peradilan.

Rangkaian kegiatan diawali oleh pembawa acara Try Novita, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Dody Buana serta sari tilawah yang disampaikan Regi Syafitri.

Setelah pembacaan ayat suci Al-Qur’an, kegiatan dilanjutkan dengan tausyiah yang disampaikan oleh Al-Ustadz H. Zulkarnain, M.Pd. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan sejumlah keutamaan Bulan Muharram yang memiliki kedudukan istimewa dalam ajaran Islam.

Ustadz Zulkarnain menerangkan bahwa Muharram merupakan salah satu dari empat bulan suci (Asyhurul Hurum) yang dimuliakan Allah SWT. Pada bulan tersebut, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amal ibadah dan kebaikan.

Dalam tausyiahnya, Ustadz Zulkarnain menyampaikan, “Bulan Muharram adalah salah satu dari 4 bulan suci (Asyhurul Hurum) yg sangat dimuliakan dalam Islam yang salah satu kemuliaannya : tempat dilipatgandakannya Pahala Amal Kebaikan dan terdapat Hari Asyura (10 Muharram) yg memiliki keistimewaan khusus utk menghapus dosa.”

Ia juga memaparkan empat keutamaan dan keistimewaan Bulan Muharram, yakni sebagai bulan yang dimuliakan Allah atau bulan haram, dijuluki sebagai Syahrullah atau Bulan Allah, menjadi waktu terbaik untuk melaksanakan puasa sunnah, serta menjadi momentum hijrah dan muhasabah diri bagi umat Islam.

Usai penyampaian materi keagamaan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif antara peserta dan penceramah.

Setelah sesi diskusi selesai, acara ditutup dengan doa bersama, dilanjutkan sesi foto bersama dan sarapan bersama sebagai bentuk mempererat kebersamaan antarpegawai dan peserta yang hadir.

Koordinator Ruang Berkah (RUBER), Asraruddin Anwar, menjelaskan bahwa kegiatan pengajian tersebut merupakan agenda rutin yang dilaksanakan di lingkungan Pengadilan Negeri Pekanbaru.

Menurutnya, kegiatan pembinaan keagamaan itu bertujuan membentuk pribadi aparatur yang berakhlak baik, berintegritas, dan memiliki semangat pelayanan yang tinggi kepada masyarakat.

Asraruddin mengatakan kegiatan pengajian rutin tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan di Kota Pekanbaru sekaligus mendukung terwujudnya visi Mahkamah Agung Republik Indonesia.

Ia menambahkan, penguatan nilai-nilai spiritual di lingkungan kerja menjadi salah satu upaya untuk mewujudkan visi Mahkamah Agung, yakni “Terwujudnya Badan Peradilan Indonesia yang Agung”.

Dengan terselenggaranya pengajian rutin Jamaah RUBER tersebut, Pengadilan Negeri Pekanbaru berharap semangat Muharram dapat menjadi momentum introspeksi, peningkatan integritas, serta penguatan komitmen dalam memberikan pelayanan hukum yang profesional dan berkeadilan kepada masyarakat.

Penulis: AryaEditor: Elvirahmi Tanjung