Politik

Evaluasi Akhir Tahun, Wali Kota Medan Rico Waas Minta Peningkatan PAD Dikejar Secara Maksimal

16
×

Evaluasi Akhir Tahun, Wali Kota Medan Rico Waas Minta Peningkatan PAD Dikejar Secara Maksimal

Sebarkan artikel ini

Pemko Medan fokus menggenjot pajak restoran, hiburan, PBB, BPHTB, hingga retribusi sampah demi optimalisasi PAD 2025.

Wali Kota Medan Rico Waas memimpin rapat Evaluasi Pencapaian Penerimaan PAD di Kantor Bapenda Medan, Kamis (20/11/2025). (pelitaharian.id/Foto: Istimewa).

Instruksi Tegas kepada Dinas Perkimcikataru

Dalam rapat tersebut, Rico juga menginstruksikan Dinas Perkimcikataru bersama Satpol PP untuk memantau seluruh aktivitas pembangunan di Kota Medan agar tidak menimbulkan kebocoran PAD.

Saya ingatkan anggota bapak jangan bermain-main. Sudah saya pantau. Kalau masih bermain, kalau mau masuk APH, silakan,” tegasnya.

Target Retribusi Sampah dan PBB untuk Camat

Rico meminta seluruh camat lebih serius mengejar target Wajib Retribusi Sampah (WRS) dan PBB.

Camat harus perhatikan betul-betul WRS dan PBB di wilayahnya. Jangan ada yang terlewat. Jika ada hambatan, komunikasikan segera. Jangan dibiarkan menumpuk,” pintanya.

Ia menegaskan bahwa pajak dan retribusi adalah sumber penting bagi pembangunan.

Setiap rupiah pajak yang dibayarkan kembali untuk masyarakat. Ini komitmen kita bersama untuk pelayanan terbaik bagi warga Medan,” ujarnya.

Di akhir pertemuan, Rico mengajak seluruh jajaran memperkuat kerja sama lintas sektor.

Kita ini tim work. Tantangan di lapangan adalah bagian dari tugas yang harus kita tuntaskan bersama,” tutupnya.

Rapat dihadiri para pimpinan perangkat daerah, termasuk Asisten Pemerintahan Muhammad Sofyan, Asisten Ekbang Citra Effendi Capah, Kadis Kominfo Arrahmaan Pane, Kadispora Tengku Chairuniza, Plt Kadis SDABMBK Gibson Panjaitan, Kasatpol PP Muhammad Yunus, serta para camat dari sejumlah kecamatan di Kota Medan.

Cek Kesehatan Gratis Pemko Medan
Cek Kesehatan Gratis Pemko Medan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *