“Target pribadi kami adalah lolos ke semifinal dan mendapatkan medali. Kami bersyukur dengan hasil ini, meskipun jika ada kesempatan, kami tentu ingin meraih emas,” ungkap Aufa setelah pertandingan. Sabrina menambahkan bahwa mereka tidak merasa tertekan meski menghadapi lawan yang memiliki pengalaman bertanding lebih tinggi, termasuk di turnamen internasional.
“Dari sisi mental, kami tidak masalah. Saya sempat kewalahan secara tenaga, tetapi kami tetap berusaha,” jelas Sabrina, yang mengakui bahwa fokus kuliahnya sempat mengurangi waktu latihan mereka.
Aufa berharap agar KONI dan Pengprov PBSI Yogyakarta dapat meningkatkan program latihan, agar di PON mendatang mereka bisa menyumbang medali emas. “Kami ingin berlatih lebih keras untuk mencapai target itu,” ujarnya.












