Lebih lanjut, Rico menjelaskan bahwa capaian pembangunan juga tercermin dalam pelaksanaan tujuh misi utama daerah. Pembangunan berbasis budaya multikultural terus diperkuat dengan keberadaan 93 objek cagar budaya. Di sektor infrastruktur, perbaikan jalan sepanjang 195 kilometer telah dilakukan, serta program penerangan jalan umum mencapai 90 persen lampu aktif.
Kualitas pelayanan publik turut mengalami peningkatan, ditandai dengan capaian Indeks Pelayanan Publik bernilai A dengan skor 4,54. Sementara itu, Indeks Inovasi Daerah mencapai 58,16, melampaui target yang telah ditetapkan sebelumnya.
Dari sisi investasi, Kota Medan mencatat realisasi sebesar Rp14,59 triliun sepanjang 2025. Peningkatan ini dinilai berdampak terhadap penciptaan lapangan kerja baru melalui berbagai program, termasuk penyelenggaraan career expo.
Rico juga menyebutkan bahwa kinerja pemerintah daerah mendapat pengakuan melalui berbagai penghargaan, di antaranya opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama lima tahun berturut-turut, UHC Awards 2025 kategori Madya, serta Innovative Government Award 2025. Selain itu, pelayanan publik Pemko Medan juga dinilai bebas maladministrasi terbaik di Sumatera Utara.













