Gaya Hidup & Budaya

Kisah Inspiratif Petugas Kebersihan Venue Voli Indoor PON XXI: Dedikasi untuk Kenyamanan Bersama

1138
×

Kisah Inspiratif Petugas Kebersihan Venue Voli Indoor PON XXI: Dedikasi untuk Kenyamanan Bersama

Sebarkan artikel ini

Deli Serdang, pelitaharian.id – Di balik kesuksesan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024, terdapat cerita menyentuh mengenai dedikasi para petugas kebersihan yang bekerja keras demi kenyamanan semua pihak. Di Sport Centre Sumut, Desa Sena, Kecamatan Batang Kuis, Deli Serdang, mereka menjaga kebersihan arena voli indoor dengan penuh semangat.

Rutinitas yang Tak Kenal Henti

Petugas kebersihan seperti Ratih, 54 tahun, dan Atik, 56 tahun, adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang memastikan venue tetap bersih. Bersama tujuh rekan lainnya, mereka memulai pekerjaan setiap hari dari pukul 8 pagi hingga 7 malam, termasuk dua jam lembur.

“Kami bekerja berpasangan, membersihkan ruang atlet, ruang wasit, ruang dokter, ruang pemanasan, dan kamar mandi. Tugas kami adalah memastikan setiap sudut bersih dan nyaman,” jelas mereka saat istirahat sejenak.

Tantangan Sehari-hari dan Tanggung Jawab Keluarga

Ratih, ibu dari lima anak, dan Atik, yang memiliki tiga anak dan dua cucu, menyatakan bahwa pekerjaan ini sangat penting untuk mendukung keluarga. “Suami saya sudah tidak bekerja tetap dan kini mencari pekerjaan serabutan. Kami berusaha keras memenuhi kebutuhan sehari-hari dan biaya sekolah anak-anak,” ungkap Ratih dengan penuh tekad.

Penghargaan dari Atlet dan Pelatih

Meskipun pekerjaan mereka penuh tantangan, Ratih dan Atik merasa dihargai oleh para atlet dan pelatih. “Mereka sangat sopan dan sering memberi kami buah-buahan. Menyenangkan bisa bertemu langsung dengan mereka setelah sering melihat di televisi,” kata Atik, mengekspresikan rasa syukurnya.

Harapan untuk Masa Depan yang Lebih Baik

Keduanya berharap keterampilan mereka tetap dihargai bahkan setelah PON berakhir. “Kami ingin terus bekerja di sini dan merawat venue ini. Meskipun melelahkan, kami tetap semangat karena memikirkan keluarga,” ungkap mereka dengan penuh harapan.

Kisah Ratih, Atik, dan rekan-rekan mereka adalah cerminan dedikasi yang sering terabaikan di balik kesuksesan PON XXI. Tanpa mereka, kenyamanan dan kebersihan venue yang mendukung acara olahraga ini tidak akan terwujud.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *