Kritik untuk PT Inalum
Hampir lima dekade berdiri di Kabupaten Batu Bara, PT Inalum dinilai gagal memberikan dampak nyata bagi masyarakat. “Apakah dana CSR PT Inalum hanya untuk masyarakat sekitar pimpinan perusahaan? Batu Bara itu luas, dan semua masyarakat berhak mendapat manfaat,” kritik Riki.
PMI dan Forum Masyarakat Batu Bara (FORMAS) mendesak PT Inalum untuk membuka rincian penggunaan dana CSR secara transparan. “Masyarakat berhak tahu siapa yang menerima, berapa jumlahnya, dan program apa saja yang dijalankan. Kami tidak akan berhenti sampai keadilan ditegakkan,” tambahnya.
Klarifikasi PT Inalum
Menanggapi tudingan tersebut, Humas PT Inalum, menyampaikan bahwa perusahaan telah menjalankan program CSR sesuai prinsip transparansi dan akuntabilitas.
“Setiap program CSR dirancang secara transparan, melibatkan pemangku kepentingan terkait, dan berfokus pada kebermanfaatan untuk masyarakat. Seluruh laporan penggunaan dana CSR juga diaudit secara berkala oleh auditor untuk memastikan akuntabilitas dan transparansi,” jelas PT Inalum saat dikonfirmasi Kamis (23/01/2025).
Ia juga menegaskan komitmen perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan program CSR guna mendukung pembangunan masyarakat di Kabupaten Batu Bara dan sekitarnya. “Kami berkomitmen untuk memastikan setiap rupiah yang dikeluarkan dari dana CSR memberikan dampak positif kepada masyarakat luas,” ujar Humas menutup keterangannya.












