Ekonomi

Ultimatum Rico Waas untuk PUD Pasar: Berbenah Total atau Kinerja Terus Tertinggal

8
×

Ultimatum Rico Waas untuk PUD Pasar: Berbenah Total atau Kinerja Terus Tertinggal

Sebarkan artikel ini

Evaluasi Triwulan II di Balai Kota Medan menjadi momentum percepatan transformasi PUD Pasar melalui digitalisasi, penguatan tata kelola, optimalisasi pendapatan, serta pengembangan Petisah Night Market dan pasar percontohan.

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memimpin Rapat Monitoring dan Evaluasi Triwulan II bersama jajaran PUD Pasar Kota Medan dan perangkat daerah terkait di Balai Kota Medan, membahas pembenahan tata kelola serta pengembangan pasar modern, Senin (27/7/2026). (pelitaharian.id/Foto: Ist)

MEDAN, pelitaharian.id – Pemerintah Kota Medan menginginkan PUD Pasar Kota Medan tidak hanya menjalankan fungsi pengelolaan pasar, tetapi juga mampu berkembang menjadi perusahaan daerah yang memiliki daya saing bisnis, menghasilkan keuntungan, dan menarik investasi. Harapan tersebut menjadi penekanan utama dalam Rapat Monitoring dan Evaluasi Triwulan II yang berlangsung di Balai Kota Medan, Senin (27/7/2026).

Dalam rapat tersebut, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menilai masih terdapat ruang yang harus segera dibenahi dalam sistem pengelolaan perusahaan. Karena itu, ia meminta seluruh jajaran manajemen melakukan perubahan menyeluruh agar kinerja perusahaan semakin optimal.

Di hadapan jajaran PUD Pasar serta pimpinan perangkat daerah terkait, Rico Waas menegaskan bahwa pola kerja konvensional tidak lagi cukup untuk menghadapi tantangan pengelolaan pasar saat ini. Menurutnya, perusahaan daerah harus memiliki orientasi bisnis yang mampu menciptakan nilai tambah sekaligus meningkatkan pendapatan.

“Saya ingin jajaran PUD Pasar menjadikan perusahaan ini sebagai tempat investasi dan mesin pencetak keuntungan bagi perusahaan, bukan sekadar bekerja biasa. Kita harus bisa mengembangkan pasar yang lebih modern,” tegas Rico Waas.

Rapat yang turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Medan Wiriya Alrahman tersebut juga menjadi forum evaluasi terhadap capaian PUD Pasar selama triwulan kedua. Dalam kesempatan itu, Wali Kota memberikan waktu kepada seluruh jajaran perusahaan untuk melakukan pembenahan sistem pengelolaan secara menyeluruh.

Selain mendorong peningkatan kinerja, Rico Waas juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas dalam menjalankan perusahaan. Ia menegaskan tidak akan mentoleransi setiap bentuk penyimpangan yang terjadi di lingkungan PUD Pasar.

“Saya harap tim ini menjadi tim yang solid dan saling menguatkan. Namun ingat, apabila PUD Pasar melakukan kecurangan, saya tidak akan sungkan-sungkan memberikan teguran keras,” ujar Rico Waas.

Di balik evaluasi yang disampaikan, Wali Kota tetap memberikan apresiasi terhadap sejumlah inovasi yang mulai dipersiapkan PUD Pasar. Beberapa program dinilai memiliki potensi untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus memperkuat aktivitas ekonomi di pasar-pasar tradisional.

Salah satu program yang mendapat perhatian adalah rencana menghadirkan Petisah Night Market serta pembentukan pasar percontohan sebagai bagian dari strategi modernisasi pengelolaan pasar di Kota Medan.

Menanggapi arahan tersebut, Direktur Utama PUD Pasar Kota Medan Anggia Ramadhan menyampaikan bahwa perusahaan siap menindaklanjuti seluruh evaluasi melalui berbagai langkah strategis. Upaya tersebut meliputi pembenahan tata kelola perusahaan, optimalisasi pendapatan, peningkatan kualitas pelayanan, hingga percepatan digitalisasi.

“Kami berkomitmen penuh untuk meningkatkan kinerja perusahaan,” Ungkapnya.

Anggia juga menjelaskan beberapa inovasi yang tengah dipersiapkan perusahaan, antara lain pengembangan dashboard digital untuk mendukung sistem pengelolaan, penyelenggaraan Petisah Night Market, penyusunan Good Corporate Governance (GCG), serta pembentukan pasar percontohan yang diharapkan menjadi model pengelolaan pasar modern di Kota Medan.