Enam target besar dalam lima tahun ke depan pun ditetapkan, antara lain:
- Program Unggulan Bersekolah Gratis (PUBG) untuk memperluas akses pendidikan yang inklusif dan merata.
- Berobat gratis bagi seluruh warga Sumut.
- Menjamin kestabilan harga pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani.
- Digitalisasi pelayanan publik yang cepat, responsif, dan solutif.
- Pembangunan infrastruktur terintegrasi untuk memperkuat konektivitas jalan dan irigasi.
- Program Perlindungan Rakyat melalui layanan Restorative Justice berupa pendampingan hukum gratis dan pencegahan kriminalitas.
17 Prioritas Pembangunan
Dalam dokumen RPJMD, Pemprov Sumut juga menetapkan 17 prioritas pembangunan, di antaranya:
- Sekolah unggulan berbasis keterampilan sesuai kebutuhan industri lokal.
- Pemberdayaan perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas.
- Kesehatan terpadu di berbagai kawasan.
- Pemberantasan kemiskinan berbasis perlindungan masyarakat rentan.
- Penguatan stabilitas makro ekonomi dan fiskal.
- Pengembangan ekonomi hijau dan biru.
- Ketahanan pangan berbasis budaya lokal.
- Pariwisata berbasis potensi alam dan partisipasi masyarakat.
- Pengembangan ekonomi kreatif berbasis teknologi.
- Reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan.
- Transformasi digital untuk pelayanan publik dan ekonomi.
- Infrastruktur jalan, jembatan, dan irigasi.
- Sistem logistik dan transportasi yang mendukung daya saing.
- Pengelolaan lingkungan berkelanjutan.
- Pembangunan berbasis desa.
- Penguatan ketahanan sosial dan budaya.
- Mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Harapan DPRD
Sebelumnya, seluruh fraksi DPRD Sumut menyampaikan pandangan akhir atas Ranperda RPJMD tersebut. DPRD berharap Pemprov Sumut fokus pada pembangunan yang tepat sasaran, memiliki indikator jelas, mengoptimalkan potensi daerah, dan mengurangi kesenjangan sosial.












