Politik & Pemerintahan

Sambal Gelar Diskusi Publik ”79 Tahun Indonesia Merdeka, Medan Mau Dibawa Kemana” Sekaligus Deklarasi Dukungan untuk Hidayatullah sebagai Calon Walikota Medan

83
×

Sambal Gelar Diskusi Publik ”79 Tahun Indonesia Merdeka, Medan Mau Dibawa Kemana” Sekaligus Deklarasi Dukungan untuk Hidayatullah sebagai Calon Walikota Medan

Sebarkan artikel ini
Suasana Diskusi Publik SAMBAL (Sahabat Muda Bang Hidayatullah) yang dilaksanakan di warkop agam saboeh kesawan pada hari Rabu (14/08/2024).(pelitaharian.id/ist)

Medan, pelitaharian.id – Sahabat Muda Bang Hidayatullah (SAMBAL) menggelar diskusi publik bertemakan “79 Tahun Indonesia merdeka, Medan mau dibawa kemana?” sekaligus Deklarasi Dukungan kepada Hidayatullah sebagai calon walikota Medan, di Warkop Agam Saboeh Kesawan pada Rabu (14/8/2024).

SAMBAL menyoroti Pilkada serentak yang tidak akan lama lagi terlaksana di seluruh Indonesia, dan salah satunya di Kota Medan. Sehingga menggelar diskusi publik dan deklarasi dukungan kepada Bang Hidayatullah sebagai langkah serius dalam menghadapai Pilkada Kota Medan. Selain itu juga sebagai wadah refleksi usia Indonesia yang ke-79 tahun, dan apa saja yang perlu Medan benahi dalam usia Indonesia ke-79 tahun tersebut.

Turut berhadir pemateri dalam diskusi tersebut Muhammad Liputra Ketua Umum SAMBAL dan Fahrul Rozi Panjaitan Direktur Eksekutif Prodewa Wilayah Sumatera Utara.

Ketua SAMBAL, Muhammad Liputra dalam materinya sampaikan bahwa Kota Medan adalah kota yang sangat penting ketika berbicara Indonesia. Indonesia dikatakan berhasil bukan karena megahnya Jakarta namun ketika meratanya seluruh pembangunan sampai ke daerah-daerah. Medan adalah kota dengan PDRB tertinggi di Pulau Sumatera sehingga Medan adalah kota yang sangat dipertimbangkan di Indonesia.

“PR terbesar kita di Medan saat ini adalah keadilan dan pemerataan, Medan sudah sebagai kota yang kaya jika dilihat dari pertumbuhan ekonomi yang terjadi, tapi faktanya masih banyak sekali orang miskin di Medan. Sehingga tugas terbesar kita dalam Pilkada kota Medan mendatang adalah mencari calon Walikota yang bisa pro kepada rakyat kecil. Di Medan hari ini kita masih berfokus pada pembangunan fisik yang terjadi tanpa melihat realitas bahwa kebutuhan terbesar masyarakat adalah kehidupan sehari-hari. Sehingga daripada pembangunan-pembangunan yang terus digalakkan dalam penganggaran APBD yang ada, kenapa tidak sebaiknya pemerintah lebih berfokus pada penuntaskan kemiskinan yang ada.” Ujar Liputra.

Dalam diskusi publik SAMBAL “79 tahun Indonesia Merdeka, Medan mau dibawa kemana?” tersebut juga menyoroti aspek persiapan pembangunan bagi para pemuda Kota Medan didalam momentum Pilkada Fahrul Rozi Panjaitan selalu Direktur Eksekutif Prodewa Sumut mengatakan “Mengutip pernyataan Tan Malaka, Indonesia harus merdeka 100%, begitulah Medan hari ini. Seharusnya pemerintah fokus menciptakan merdeka 100%. Apa yang dimaksud merdeka 100%? Merdeka 100% adalah ketika rakyatnya merasakan rasa aman hidup di Kota Medan. Merdeka 100% adalah ketika pendidikan bisa termaksimalkan bagi seluruh masyarakat. Merdeka 100% adalah ketika kemiskinan bisa dituntaskan dan pertumbuhan ekonomi bisa dinikmati oleh seluruh masyarakat. Hari ini Kota Medan jauh dari kata merdeka 100%. Kemiskinan, kriminalitas, pendidikan dsb adalah catatan besar yang perlu diseriusin oleh pemimpin di Kota ini. Dalam momentum Pilkada kali ini SAMBAL adalah sebuah lembaga yang baik, dalam menghasilkan proses itu.

“Medan butuh pemimpin yang berkapasitas melihat realitas Kota Medan yang sebenarnya. Saat ini yang saya lihat memang ada disosok Bang Hidayatullah. Bang Hidayahtullah sudah begitu berpengalaman dalam birokrasi. Sejak usia 25 tahun, bang Hidayatullah ini sudah menjadi anggota DPRD. Kemudian pengalaman menjadi DPR RI kemarinpun kita lihat penuh dengan prestasi”. -pungkasnya

Deklarasi dukungan disampaikan oleh Muhammad Liputra selaku ketua SAMBAL dan diikuti oleh seluruh peserta yang berhadir.

Diakhir acara Muhammad Liputra menjelaskan “Deklarasi ini adalah bentuk komitmen dan dukungan penuh kami, anak-anak muda Kota Medan yang tergabung didalam SAMBAL. Kami menyoroti dari seluruh calon walikota yang ada hanya Hidayatullah yang punya kemampuan dan pengalaman yang paling memumpuni. Karir sebagai DPR RI pada periode 2019-2024 lalu, dengan capaian segudang prestasi membuktikan bang Hidayatullah, S.E yang paling mampu pimpin Kota Medan. Apalagi PR kita di Medan sangat berat, yaitu mencari pemimpin yang fokus pada pemerataan, dan pemimpin yang fokus pada pemerataan harus dekat bersama rakyat kecil. Sampai hari ini calon Walikota Medan yang paling dekat dan perduli dengan rakyat kecil adalah Bang Hidayatullah.” – tutupnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *