Politik & Pemerintahan

Revitalisasi Kota Lama Kesawan Hidupkan Ekonomi, Pelaku Usaha Raup Omzet Hingga 6 Kali Lipat

34
×

Revitalisasi Kota Lama Kesawan Hidupkan Ekonomi, Pelaku Usaha Raup Omzet Hingga 6 Kali Lipat

Sebarkan artikel ini
Suasana kesawan, Selasa (8/10/2024). (pelitaharian.id/Foto : Ist).

Medan, pelitaharian.id – Wajah baru Kota Lama Kesawan, Medan, semakin memikat pasca revitalisasi yang dilakukan di bawah kepemimpinan Wali Kota Medan Bobby Nasution dan Wakil Wali Kota H Aulia Rachman. Proyek revitalisasi yang dimulai sejak 15 September 2023 ini berhasil mengubah kawasan bersejarah penuh bangunan tua menjadi destinasi wisata baru yang tak hanya estetik, tetapi juga ekonomis.

Revitalisasi ini berkolaborasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), dan bertujuan untuk mengembalikan Kesawan ke masa jayanya sebagai pusat perdagangan dan kebudayaan. Kini, Kesawan kembali ramai dikunjungi, tidak hanya oleh warga lokal, tetapi juga wisatawan mancanegara yang tertarik dengan keindahan bangunan tua dan spot foto bernuansa vintage.

Setiap akhir pekan, jumlah pengunjung membludak, menjadikan kawasan ini semakin hidup. Banyak komunitas di Kota Medan memilih Kesawan sebagai tempat berkumpul dan bersantai. Dampak positifnya, pelaku usaha di sekitar kawasan tersebut meraup keuntungan berlipat ganda dibandingkan sebelum revitalisasi.

Ulil (30), pekerja di Pojok Kesawan Kafe, mengaku bahwa pendapatan mereka meningkat drastis setelah revitalisasi. “Dulu sebelum revitalisasi, omzet kami hanya sekitar Rp500 ribu per hari. Sekarang, bisa mencapai Rp2 juta hingga Rp3 juta per hari, terutama saat akhir pekan,” ujar Ulil, Selasa (8/10/2024).

Ia menambahkan bahwa revitalisasi ini juga menarik banyak pengusaha baru untuk membuka usaha di kawasan tersebut. “Sekarang banyak yang berusaha di sini. Kami sangat mendukung upaya pemerintah ini karena membawa banyak perubahan positif,” tuturnya.

Fadli (28), pekerja di Warkop Agam, juga merasakan hal yang sama. Meski tidak menyebutkan angka pasti, ia menyatakan bahwa pengunjung yang mampir ke tempatnya untuk beristirahat setelah berolahraga turut mendongkrak omzet mereka. “Setiap akhir pekan banyak orang datang bersepeda atau berjalan kaki di sini, lalu mampir untuk menikmati hidangan kami,” jelas Fadli.

Selain para pelaku usaha, pengunjung juga sangat mengapresiasi wajah baru Kesawan. Agnes (21), salah seorang pengunjung, mengaku terkesima dengan keindahan kawasan tersebut. “Setelah revitalisasi, Kesawan jadi lebih cantik dan ramai. Banyak spot foto menarik dan tempat nongkrong yang keren. Malam hari, suasana lebih hidup dengan berbagai kuliner yang dijual oleh pedagang angkringan,” paparnya.

Revitalisasi Kesawan bukan hanya berhasil mengangkat citra kawasan ini sebagai ikon Kota Medan, tetapi juga membawa dampak ekonomi yang signifikan bagi para pelaku usaha di sekitarnya. Omzet yang meningkat hingga enam kali lipat menjadi bukti nyata manfaat revitalisasi ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *