Advertorial

Hari Jadi Ke-436 Kota Medan, Rico Waas Paparkan Visi Medan Bertuah, DPRD Dorong Pembangunan Inklusif

4
×

Hari Jadi Ke-436 Kota Medan, Rico Waas Paparkan Visi Medan Bertuah, DPRD Dorong Pembangunan Inklusif

Sebarkan artikel ini

Paripurna DPRD Kota Medan menjadi momentum memperkuat kolaborasi pemerintah, legislatif dan masyarakat, dengan fokus pada pelayanan publik, infrastruktur, UMKM, transformasi digital hingga kesejahteraan warga.

Suasana Rapat Paripurna DPRD Kota Medan dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-436 Kota Medan berlangsung khidmat di Gedung DPRD Kota Medan, Jalan Kapten Maulana Lubis No. 1, Medan, dengan dihadiri jajaran pemerintah, Forkopimda, akademisi, tokoh masyarakat, dan insan pers, Selasa (30/6/2026). (kedannews.co.id/Foto: Ist)

MEDAN, pelitaharian.id – Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-436 Kota Medan menjadi momentum berkumpulnya berbagai unsur pemerintahan, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), akademisi, tokoh masyarakat hingga insan pers. Kehadiran para pejabat dan pemangku kepentingan tersebut mencerminkan dukungan bersama terhadap pembangunan Kota Medan yang mengusung tema “Medan Tangguh, Maju untuk Semua.”

Rapat paripurna yang digelar di Gedung DPRD Kota Medan, Selasa (30/6/2026), dipimpin Ketua DPRD Kota Medan Drs. Wong Chun Sen, M.Pd.B. dan dihadiri Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap, serta Sekretaris Daerah Kota Medan Ir. Wiriya Alrahman, M.M.

Ketua DPRD Kota Medan Drs. Wong Chun Sen, M.Pd.B membuka Rapat Paripurna DPRD Kota Medan dalam rangka Hari Jadi ke-436 Kota Medan di ruang rapat paripurna DPRD Kota Medan, Jalan Kapten Maulana Lubis No. 1, Medan, saat memimpin jalannya sidang bersama para anggota dewan dan tamu undangan, Selasa (30/6/2026). (pelitaharian.id/Foto: Ist)

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara turut hadir melalui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Utara Drs. Basarin Yunus Tanjung, M.Si. yang membacakan sambutan Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution.

Selain itu, rapat paripurna juga dihadiri DPRD Provinsi Sumatera Utara beserta jajaran, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Medan, Kepala Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Provinsi Sumatera Utara, serta Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Sumatera Utara.

Turut hadir pula para wali kota dan bupati se-Sumatera Utara atau yang mewakili, pimpinan serta anggota DPRD kabupaten/kota atau yang mewakili, mantan Wali Kota Medan, mantan Ketua DPRD Kota Medan, hingga anggota DPRD Kota Medan periode sebelumnya.

Rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Medan juga dihadiri para rektor perguruan tinggi negeri maupun swasta di Kota Medan, konsul negara-negara sahabat, pimpinan organisasi politik, organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan, alim ulama, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, akademisi, pelaku usaha, serta insan pers dari berbagai media cetak, elektronik, dan media daring.

Dari lingkungan Pemerintah Kota Medan, hadir pula seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD), staf ahli wali kota, para asisten, camat, lurah, serta aparatur sipil negara di lingkungan Pemko Medan.

Kehadiran organisasi perempuan juga mewarnai rapat paripurna tersebut, di antaranya Ketua Tim Penggerak PKK Kota Medan sekaligus Ketua Dekranasda Kota Medan Ny. Airin Rico Waas, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Medan Ny. Ismiralda Wiriya Alrahman beserta jajaran pengurus, serta Ketua dan pengurus Ikatan Keluarga Dewan (IKD) Kota Medan.

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Medan sekaligus Ketua Dekranasda Kota Medan Ny. Airin Rico Waas, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Medan Ny. Ismiralda Wiriya Alrahman beserta jajaran pengurus, serta Ketua dan pengurus Ikatan Keluarga Dewan (IKD) Kota Medan menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Medan dalam rangka Hari Jadi ke-436 Kota Medan di Gedung DPRD Kota Medan, Selasa (30/6/2026). (pelitaharian.id/Foto: Ist)

Rangkaian kegiatan diawali dengan penyambutan Wali Kota Medan, Wakil Wali Kota Medan, pimpinan DPRD Kota Medan dan unsur Forkopimda yang memasuki ruang rapat paripurna, disambut tarian persembahan Melayu oleh penari tradisional.

Selanjutnya seluruh peserta rapat berdiri menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, kemudian mengheningkan cipta yang dipimpin Ketua DPRD Kota Medan sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan, khususnya tokoh-tokoh yang telah berjasa dalam membangun Kota Medan. Prosesi mengheningkan cipta diiringi Paduan Suara El-Shaddai Universitas Sumatera Utara.

Unsur Forkopimda Kota Medan menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Medan dalam rangka Hari Jadi ke-436 Kota Medan di Gedung DPRD Kota Medan, Selasa (30/6/2026). (pelitaharian.id/Foto: Ist)

Ketua DPRD Kota Medan Resmi Buka Rapat Paripurna HUT Ke-436, Wong Chun Sen: Medan Tangguh Harus Maju untuk Seluruh Lapisan Masyarakat, Apresiasi Polri di Momentum Hari Bhayangkara Ke-80

Ketua DPRD Kota Medan, Drs. Wong Chun Sen, M.Pd.B, secara resmi membuka rapat paripurna dengan diawali pembacaan pantun yang menggambarkan rasa bangga atas perjalanan panjang Kota Medan yang telah memasuki usia ke-436 tahun.

Dalam pembukaannya, Wong Chun Sen menyampaikan rasa syukur karena seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat dapat berkumpul memperingati hari bersejarah bagi Kota Medan.

Menurutnya, tema “Medan Tangguh, Maju untuk Semua” bukan sekadar slogan, melainkan menggambarkan semangat masyarakat dan pemerintah dalam menghadapi berbagai tantangan, krisis maupun dinamika pembangunan dengan semangat pantang menyerah.

Tema tersebut juga mencerminkan komitmen bersama untuk mewujudkan pembangunan yang inklusif sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

Para Tamu Undangan menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Medan dalam rangka Hari Jadi ke-436 Kota Medan di Gedung DPRD Kota Medan, Selasa (30/6/2026). (pelitaharian.id/Foto: Ist)

Pada kesempatan itu, Ketua DPRD Kota Medan juga menyampaikan ucapan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia, khususnya Polda Sumatera Utara dan Polrestabes Medan.

Ia berharap Polri semakin profesional, modern, humanis serta semakin dicintai masyarakat dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban.

Refleksi Perjalanan 436 Tahun Kota Medan

Dalam sambutannya, Wong Chun Sen mengingatkan bahwa usia 436 tahun merupakan perjalanan sejarah yang panjang bagi Kota Medan.

Sejak tonggak berdirinya Kota Medan pada 1 Juli 1590, kota ini telah melewati berbagai fase sejarah, mulai dari era kerajaan, masa kolonial, perjuangan kemerdekaan hingga memasuki era modernisasi saat ini.

Tampak beberapa anggota DPRD Kota Medan menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Medan dalam rangka Hari Jadi ke-436 Kota Medan di Gedung DPRD Kota Medan, Selasa (30/6/2026). (pelitaharian.id/Foto: Ist)

Ia menilai keberagaman menjadi salah satu kekuatan utama Kota Medan.

Menurutnya, berbagai suku, agama, budaya dan latar belakang masyarakat hidup berdampingan dalam harmoni sehingga menjadikan Medan sebagai kota yang kuat, toleran dan memiliki daya saing tinggi.

Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum hari jadi Kota Medan sebagai penguat komitmen bersama untuk terus membangun kota yang semakin maju, sejahtera dan berkeadilan.

DPRD Apresiasi Berbagai Capaian Pembangunan

Ketua DPRD mengatakan, dalam beberapa tahun terakhir Kota Medan telah mencatat berbagai capaian pembangunan yang patut diapresiasi.

Pembangunan infrastruktur terus dilakukan, kualitas pelayanan publik semakin meningkat serta investasi yang masuk ke Kota Medan turut memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.

Tampak beberapa anggota DPRD Kota Medan menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Medan dalam rangka Hari Jadi ke-436 Kota Medan di Gedung DPRD Kota Medan, Selasa (30/6/2026). (pelitaharian.id/Foto: Ist)

Meski demikian, ia mengingatkan masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang harus diselesaikan secara bersama agar kesejahteraan masyarakat dapat dirasakan secara merata.

Karena itu, DPRD Kota Medan berkomitmen menjalankan fungsi legislasi, penganggaran dan pengawasan secara optimal untuk memastikan setiap kebijakan pemerintah benar-benar berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Menurutnya, DPRD akan terus menjadi mitra strategis Pemerintah Kota Medan dalam mewujudkan Medan yang inklusif, maju dan berkelanjutan melalui semangat transformasi menuju Medan Satu Data.

Potret beberapa anggota DPRD Kota Medan menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Medan dalam rangka Hari Jadi ke-436 Kota Medan di Gedung DPRD Kota Medan, Selasa (30/6/2026). (pelitaharian.id/Foto: Ist)

Enam Catatan Penting DPRD untuk Masa Depan Kota Medan

Dalam pidatonya, Wong Chun Sen menyampaikan sejumlah harapan sekaligus catatan penting yang perlu menjadi perhatian seluruh pemangku kepentingan dalam melanjutkan pembangunan Kota Medan.

Pertama, peningkatan kualitas pelayanan publik di bidang kesehatan, pendidikan serta administrasi kependudukan agar pelayanan semakin cepat, tepat, mudah diakses dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat.

Kedua, penguatan pembangunan infrastruktur yang ramah bagi penyandang disabilitas dan lanjut usia, termasuk pembangunan berwawasan lingkungan melalui penambahan ruang terbuka hijau, percepatan penanganan banjir, normalisasi sungai, perbaikan sistem drainase secara menyeluruh hingga pembangunan jalan yang berkualitas.

Ketiga, memperkuat ketahanan ekonomi daerah dengan memberikan dukungan lebih besar kepada pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) serta industri kreatif.

Ia menilai pemerintah perlu memberikan kemudahan akses permodalan, pelatihan maupun perluasan pasar sehingga UMKM dapat menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat.

Keempat, membangun birokrasi yang bersih, transparan, responsif dan adaptif melalui digitalisasi pelayanan publik serta peningkatan kualitas sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

Kelima, meningkatkan edukasi pengelolaan sampah sejak tingkat lingkungan agar masyarakat terbiasa memilah sampah sehingga saluran drainase terbebas dari penyumbatan yang menjadi salah satu penyebab banjir.

Keenam, menghilangkan ego sektoral dengan memperkuat kolaborasi seluruh elemen masyarakat dan pemerintah agar keberagaman tetap menjadi kekuatan utama Kota Medan sebagai kota multikultural yang harmonis.

DPRD Siapkan Transformasi Digital Penyaluran Aspirasi

Selain menyampaikan arah pembangunan, Ketua DPRD juga mengungkapkan komitmen lembaga legislatif dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat melalui pemanfaatan teknologi komunikasi.

Menurutnya, DPRD Kota Medan akan menerapkan berbagai langkah strategis agar seluruh aspirasi maupun pengaduan masyarakat dapat dikelola secara cepat, transparan dan responsif.

Transformasi tersebut akan didukung dengan penguatan sistem e-Reses serta optimalisasi berbagai platform digital sehingga masyarakat dapat menyampaikan aspirasi secara langsung dan memperoleh tindak lanjut yang lebih cepat.

Ia berharap langkah tersebut mampu mempercepat respons pemerintah terhadap berbagai kebutuhan masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Tampak beberapa anggota DPRD Kota Medan menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Medan dalam rangka Hari Jadi ke-436 Kota Medan di Gedung DPRD Kota Medan, Selasa (30/6/2026). (pelitaharian.id/Foto: Ist)

Pemutaran Video Capaian Kinerja Pemko Medan

Usai sambutan Ketua DPRD, peserta rapat paripurna menyaksikan pemutaran video capaian kinerja Pemerintah Kota Medan yang menampilkan berbagai hasil pembangunan dan transformasi pelayanan kepada masyarakat.

Video tersebut menjadi refleksi perjalanan pembangunan Kota Medan dalam beberapa tahun terakhir.

Setelah itu, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyampaikan pidato mengenai arah pembangunan Kota Medan ke depan.

Rico Waas Paparkan Visi Medan Bertuah di HUT Ke-436 Kota Medan, Siapkan 17 Program Unggulan untuk Wujudkan Kota Inklusif dan Berkelanjutan

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemko) Medan untuk mewujudkan Medan Bertuah yang inklusif, maju, dan berkelanjutan melalui semangat transformasi menuju Medan Satu Data.

Dalam pidatonya, Rico Waas menyampaikan bahwa usia 436 tahun bukan sekadar perjalanan panjang sejarah Kota Medan, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat semangat membangun kota yang mampu memberikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat melalui pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Mengawali sambutannya, Rico Waas mengucapkan syukur atas terselenggaranya Rapat Paripurna Hari Jadi Kota Medan. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan anggota DPRD Kota Medan, Forkopimda, Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap, Sekretaris Daerah Kota Medan Wiriya Alrahman, jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), camat, lurah, tokoh agama, tokoh masyarakat, insan pers, serta seluruh tamu undangan yang hadir dalam peringatan hari jadi kota tersebut.

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyampaikan pidato mengenai visi “Medan Bertuah” dan arah pembangunan Kota Medan pada Rapat Paripurna DPRD Kota Medan dalam rangka Hari Jadi ke-436 Kota Medan di Gedung DPRD Kota Medan, Selasa (30/6/2026). (pelitaharian.id/Foto: Ist)

“Atas nama Pemerintah Kota Medan dan seluruh masyarakat, saya mengucapkan Selamat Hari Jadi ke-436 Kota Medan. Empat ratus tiga puluh enam tahun bukan hanya menandai panjangnya perjalanan sejarah, tetapi juga mencerminkan semangat yang terus tumbuh untuk menjadikan Medan sebagai kota yang lebih inklusif, maju, dan berkelanjutan demi kesejahteraan seluruh warganya,” ujar Rico Waas.

Medan Bertuah Jadi Arah Besar Pembangunan

Dalam kesempatan itu, Rico Waas memaparkan visi pembangunan Kota Medan yang menjadi pedoman seluruh kebijakan pemerintah daerah selama lima tahun ke depan.

Menurutnya, visi “Medan Bertuah yang Inklusif, Maju, dan Berkelanjutan melalui Semangat Transformasi Menuju Medan Satu Data” merupakan arah pembangunan yang dirancang agar seluruh kebijakan pemerintah benar-benar memberikan manfaat nyata kepada masyarakat.

Ia menjelaskan, konsep Medan Satu Data akan menjadi fondasi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, transparan, akuntabel, dan berbasis data sehingga pelayanan publik dapat berjalan lebih cepat, tepat, dan efisien.

Posisi Strategis Medan Harus Dimaksimalkan

Rico Waas mengatakan Kota Medan memiliki posisi strategis sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di kawasan barat Indonesia.

Keunggulan geografis, konektivitas transportasi, serta keberagaman budaya menjadi modal besar yang harus dimanfaatkan untuk meningkatkan investasi, perdagangan, pariwisata, hingga pengembangan industri kreatif.

Menurutnya, seluruh potensi tersebut harus dioptimalkan agar Medan semakin memperkuat perannya sebagai pintu gerbang pertumbuhan ekonomi regional.

“Pemerintah Kota Medan akan terus menciptakan iklim investasi yang kondusif sekaligus memperkuat sektor-sektor ekonomi produktif yang mampu membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Generasi Muda Menjadi Investasi Masa Depan

Selain pembangunan fisik, Rico Waas menekankan pentingnya pembangunan sumber daya manusia, khususnya generasi muda.

Ia mengatakan, investasi terbesar sebuah kota bukan hanya infrastruktur, tetapi juga kualitas manusianya.

Karena itu, Pemko Medan berkomitmen mencetak generasi yang unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, namun tetap memiliki integritas, semangat kebangsaan, kepedulian sosial, serta rasa cinta terhadap Kota Medan.

Untuk mewujudkan tujuan tersebut, pembangunan Kota Medan difokuskan melalui tujuh misi utama, yakni Medan Berbudaya, Medan Energik, Medan Ramah, Medan Tertib, Medan Unggul, Medan Aman, dan Medan Humanis.

Tampak beberapa anggota DPRD Kota Medan menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Medan dalam rangka Hari Jadi ke-436 Kota Medan di Gedung DPRD Kota Medan, Selasa (30/6/2026). (pelitaharian.id/Foto: Ist)

Pemko Medan Siapkan 17 Program Unggulan

Sebagai implementasi visi dan misi pembangunan, Rico Waas mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Medan telah menetapkan 17 program unggulan sebagai arah kebijakan pembangunan daerah.

Program-program tersebut dirancang untuk menjawab berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari peningkatan ekonomi, pelayanan publik, pendidikan, kesehatan hingga pembangunan infrastruktur.

Penguatan UMKM dan Kewirausahaan

Salah satu program prioritas adalah pelatihan kewirausahaan, pengembangan pasar UMKM serta peningkatan keterampilan berbasis digital.

Menurut Rico Waas, program tersebut akan diperkuat melalui bantuan bagi UMKM rumahan guna mendorong pertumbuhan usaha mikro sekaligus meningkatkan daya saing pelaku usaha lokal.

Digitalisasi Pelayanan Publik

Pemko Medan juga akan terus meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui penerapan sistem pelayanan terpadu berbasis digital.

Digitalisasi tersebut diharapkan mampu memberikan pelayanan yang lebih cepat, transparan dan mudah diakses masyarakat.

Program tersebut juga diiringi dengan penciptaan lapangan kerja baru sebagai upaya memperluas kesempatan kerja sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Penataan Kota yang Lebih Tertib

Dalam bidang ketertiban kota, Pemko Medan akan memfokuskan perhatian pada penataan lalu lintas, peningkatan kebersihan, keamanan, serta kenyamanan lingkungan.

Untuk mendukung program tersebut, pemerintah akan membentuk Tim Keamanan Lingkungan yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah masing-masing.

Perkuat Layanan Pendidikan dan Kesehatan

Di sektor pelayanan dasar, Rico Waas menyebut peningkatan fasilitas kesehatan dan pendidikan, khususnya di kawasan Medan Utara, menjadi salah satu prioritas pembangunan.

Program tersebut akan diwujudkan melalui pembangunan puskesmas dan puskesmas pembantu di sejumlah wilayah Kota Medan.

Selain itu, Pemko Medan juga melanjutkan program Tebus Ijazah yang pada tahun 2025 telah membantu sebanyak 329 siswa memperoleh kembali ijazah mereka.

Menurut Rico Waas, program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat.

Tambah 1.000 Titik Lampu Jalan dan CCTV

Dalam upaya meningkatkan keamanan kota, Pemko Medan akan memperluas pemasangan penerangan jalan umum (PJU) dan kamera pengawas (CCTV).

Rico Waas mengatakan pemerintah menargetkan pemasangan 1.000 titik PJU di berbagai kawasan yang dinilai rawan.

Selain itu, pembangunan jaringan CCTV yang saling terhubung akan dilakukan untuk memperkuat sistem pengawasan serta meningkatkan keamanan masyarakat.

Tampak beberapa anggota DPRD Kota Medan menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Medan dalam rangka Hari Jadi ke-436 Kota Medan di Gedung DPRD Kota Medan, Selasa (30/6/2026). (pelitaharian.id/Foto: Ist)

Bantuan Sosial dan Pendidikan Terus Diperkuat

Pemko Medan juga menyiapkan berbagai program perlindungan sosial.

Di antaranya bantuan uang sekolah bagi siswa SD dan SMP dari keluarga kurang mampu, bantuan bagi anak putus sekolah, beasiswa mahasiswa berprestasi dan mahasiswa dari keluarga miskin.

Selain itu tersedia program sembako murah, bantuan sosial tunai melalui Program Keluarga Harapan Medan Makmur, jaminan kesejahteraan bagi penyandang disabilitas dan lanjut usia, hingga pemberian santunan kepada korban tindak kriminal sebagai bentuk kehadiran pemerintah dalam memberikan perlindungan sosial.

Fokus Penanganan Drainase Kota

Mengatasi persoalan banjir juga menjadi perhatian pemerintah.

Dalam pidatonya, Rico Waas menyampaikan pembangunan dan rehabilitasi drainase terus dilakukan.

Ia menyebut sebanyak 568 titik drainase telah dibangun dengan total panjang mencapai 194.830 meter sebagai bagian dari upaya meningkatkan sistem pengendalian banjir di Kota Medan.

Tinggalkan Warisan bagi Generasi Mendatang

Menjelang akhir sambutannya, Rico Waas menegaskan bahwa seluruh pembangunan yang dilakukan Pemerintah Kota Medan tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat saat ini.

Menurutnya, pembangunan harus menjadi warisan yang bermanfaat bagi generasi mendatang.

“Kita tidak sedang membangun kota hanya untuk hari ini, tetapi untuk anak dan cucu kita. Oleh karena itu, mari kita perkuat sinergi antara legislatif, yudikatif dan seluruh masyarakat Kota Medan agar terus tumbuh menjadi kota yang membanggakan bagi Indonesia,” katanya.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan usia ke-436 Kota Medan sebagai momentum memperkuat kebersamaan dan gotong royong dalam membangun kota.

Rico Waas optimistis dengan kolaborasi seluruh pihak, Kota Medan akan semakin maju, inklusif, serta mampu memberikan kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakat.

Mengakhiri pidatonya, Rico Waas menyampaikan pantun penutup sekaligus ucapan selamat Hari Jadi ke-436 Kota Medan.

“Selamat Hari Jadi Kota Medan, bersatu melangkah menuju masa depan,” tutup Rico Waas.

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan pidato Gubernur Sumatera Utara, menyanyikan Mars Kota Medan, pembacaan doa oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan serta penampilan lagu-lagu daerah oleh Paduan Suara El-Shaddai Universitas Sumatera Utara.

Panitia juga menayangkan video ucapan selamat Hari Jadi ke-436 Kota Medan dari berbagai pihak.

Pemprov Sumut Tegaskan Dukungan Pembangunan Kota Medan di HUT Ke-436, Soroti Peran Strategis sebagai Motor Ekonomi Sumatera

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pembangunan Kota Medan melalui penguatan konektivitas wilayah, pembangunan infrastruktur terintegrasi, transformasi digital pemerintahan, hingga pengembangan kawasan metropolitan Mebidangro. Dukungan tersebut disampaikan dalam sambutan Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution yang dibacakan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Utara, Drs. Basarin Yunus Tanjung, M.Si, pada Rapat Paripurna DPRD Kota Medan dalam rangka Hari Jadi ke-436 Kota Medan Tahun 2026 ini.

Mewakili Gubernur Sumatera Utara, Basarin Yunus Tanjung menyampaikan ucapan selamat kepada Pemerintah Kota Medan dan seluruh masyarakat atas peringatan Hari Jadi ke-436 Kota Medan.

Sambutan Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution yang dibacakan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Utara, Drs. Basarin Yunus Tanjung, M.Si, pada Rapat Paripurna DPRD Kota Medan dalam rangka Hari Jadi ke-436 Kota Medan di Gedung DPRD Kota Medan, Selasa (30/6/2026). (pelitaharian.id/Foto: Ist)

Menurutnya, usia yang telah melampaui empat abad menjadi bukti kematangan Kota Medan sebagai salah satu kota metropolitan terbesar di Indonesia sekaligus pusat pertumbuhan ekonomi di Pulau Sumatera.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan seluruh masyarakat Sumatera Utara, kami mengucapkan Selamat Hari Jadi ke-436 Kota Medan. Semoga di usia yang semakin matang ini Kota Medan semakin kokoh menjadi kota metropolitan yang maju, nyaman dihuni, semakin kompetitif, serta mampu menghadirkan kesejahteraan yang dirasakan seluruh masyarakat,” demikian pesan Gubernur Sumatera Utara yang dibacakan Basarin Yunus Tanjung.

Kota Medan Berawal dari Kampung Kecil

Dalam sambutan tersebut dijelaskan bahwa sejarah Kota Medan berawal dari sebuah perkampungan kecil yang didirikan oleh Guru Patimpus di pertemuan Sungai Deli dan Sungai Babura.

Berkat letaknya yang strategis, kawasan tersebut berkembang menjadi pusat perdagangan, perkebunan, pemerintahan, hingga akhirnya tumbuh menjadi salah satu kota terbesar di Indonesia dan menjadi pusat perekonomian Pulau Sumatera.

Menurut Gubernur, perjalanan sejarah tersebut menjadi bukti bahwa kemajuan sebuah kota lahir dari kerja keras, keterbukaan terhadap perubahan, serta kemampuan masyarakat menjaga persatuan di tengah keberagaman.

“Sejarah panjang itu mengajarkan kepada kita bahwa kemajuan sebuah kota lahir dari semangat kerja keras, keterbukaan terhadap perubahan, dan kemampuan menjaga persatuan dalam keberagaman,” ujar Basarin saat membacakan sambutan gubernur.

Tampak beberapa anggota DPRD Kota Medan menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Medan dalam rangka Hari Jadi ke-436 Kota Medan di Gedung DPRD Kota Medan, Selasa (30/6/2026). (pelitaharian.id/Foto: Ist)

Tema Hari Jadi Dinilai Relevan dengan Tantangan Zaman

Pemprov Sumut menilai tema Hari Jadi ke-436 Kota Medan, “Medan Tangguh, Maju untuk Semua”, sangat relevan dengan tantangan pembangunan yang dihadapi saat ini.

Tema tersebut dinilai mengandung makna bahwa pembangunan harus mampu menjawab dinamika zaman, memperkuat persatuan di tengah keberagaman masyarakat, sekaligus memastikan seluruh warga memperoleh kesempatan yang sama menikmati hasil pembangunan.

Menurutnya, pembangunan tidak boleh hanya dinikmati kelompok tertentu, melainkan harus memberikan manfaat secara merata bagi seluruh masyarakat.

Medan Memiliki Posisi Strategis di Sumatera Utara

Dalam pidato tersebut, Gubernur menegaskan Kota Medan memiliki posisi yang sangat strategis sebagai ibu kota Provinsi Sumatera Utara.

Selain menjadi pusat pemerintahan daerah, Medan juga merupakan pusat perdagangan, jasa, investasi, pendidikan, dan pelayanan kesehatan.

Kota Medan juga menjadi pintu gerbang utama menuju berbagai destinasi unggulan Sumatera Utara, termasuk kawasan pariwisata super prioritas Danau Toba.

Keberadaan Pelabuhan Belawan, Bandara Internasional Kualanamu, jaringan Jalan Tol Trans Sumatera, serta berkembangnya ekonomi digital dinilai menjadi modal besar bagi Kota Medan untuk meningkatkan daya saing di tingkat nasional maupun internasional.

“Seluruh potensi tersebut harus dimanfaatkan secara maksimal agar Kota Medan mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara,” katanya.

Keberagaman Menjadi Identitas Kota Medan

Selain kekuatan ekonomi, Gubernur juga menyoroti keberagaman budaya yang dimiliki Kota Medan.

Menurutnya, keberagaman suku, agama, adat istiadat, bahasa dan tradisi yang hidup berdampingan selama ini merupakan kekuatan yang tidak ternilai.

Ia menilai keberagaman tersebut menjadi bukti bahwa perbedaan bukan penghalang untuk bersatu membangun daerah.

Karena itu, identitas Kota Medan sebagai kota multikultural harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang.

Tampak beberapa anggota DPRD Kota Medan menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Medan dalam rangka Hari Jadi ke-436 Kota Medan di Gedung DPRD Kota Medan, Selasa (30/6/2026). (pelitaharian.id/Foto: Ist)

Dukung Program Strategis Nasional

Dalam sambutannya, Gubernur juga menegaskan pembangunan daerah harus selaras dengan arah pembangunan nasional.

Oleh sebab itu, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terus mendukung berbagai program strategis nasional, mulai dari peningkatan kualitas pendidikan, pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis, pembangunan sekolah unggulan, peningkatan layanan kesehatan, pembangunan rumah sakit, penguatan ketahanan pangan, transformasi digital pemerintahan, penyediaan perumahan masyarakat hingga hilirisasi industri.

Program-program tersebut diharapkan mampu memberikan nilai tambah terhadap pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pelayanan Publik Harus Menjadi Prioritas

Pemprov Sumut juga mengingatkan bahwa pelayanan publik harus tetap menjadi prioritas utama pemerintah.

Standar pelayanan minimal di bidang pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, sosial, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Dalam sambutan tersebut ditegaskan bahwa kehadiran pemerintah tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui pelayanan yang cepat, transparan, profesional serta berkeadilan.

Jaga Inflasi dan Daya Beli Masyarakat

Gubernur turut menyoroti pentingnya menjaga stabilitas ekonomi daerah.

Ia meminta sinergi antara Pemerintah Kota Medan, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Bank Indonesia dan seluruh pemangku kepentingan terus diperkuat agar inflasi tetap terkendali.

Selain menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, pemerintah juga diminta memastikan pasokan barang tetap tersedia sehingga daya beli masyarakat dapat terus meningkat.

Rakernas APEKSI Jadi Momentum Promosi Kota Medan

Dalam pidato tersebut disebutkan bahwa perhatian nasional saat ini sedang tertuju kepada Kota Medan.

Selain peringatan Hari Jadi ke-436 Kota Medan, berbagai agenda nasional juga digelar di ibu kota Provinsi Sumatera Utara itu, termasuk pelaksanaan Rakernas XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI).

Momentum tersebut dinilai menjadi kesempatan besar untuk memperkenalkan Kota Medan sebagai kota yang aman, terbuka terhadap investasi, kaya budaya serta memiliki potensi ekonomi kreatif dan pariwisata yang menjanjikan.

“Momentum ini harus menjadi energi baru untuk memperkuat daya saing Kota Medan di tingkat nasional maupun global,” ujar Basarin.

Tantangan Pembangunan Masih Harus Diselesaikan

Meski berbagai capaian telah diraih, Pemprov Sumut mengingatkan masih terdapat sejumlah persoalan yang memerlukan perhatian bersama.

Permasalahan kemacetan lalu lintas, banjir, pengelolaan sampah, kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan, kawasan permukiman hingga penyalahgunaan narkotika masih menjadi tantangan pembangunan yang harus segera diatasi.

Ketua DPRD Kota Medan Drs. Wong Chun Sen, M.Pd.B menutup Rapat Paripurna DPRD Kota Medan dalam rangka Hari Jadi ke-436 Kota Medan di ruang rapat paripurna DPRD Kota Medan, Jalan Kapten Maulana Lubis No. 1, Medan, Selasa (30/6/2026). (pelitaharian.id/Foto: Ist)

Khusus persoalan narkoba, Gubernur menegaskan Sumatera Utara masih menghadapi tantangan yang sangat serius.

Karena itu, seluruh elemen masyarakat, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, Badan Narkotika Nasional (BNN), dunia pendidikan, tokoh agama, tokoh adat, organisasi kepemudaan hingga keluarga diajak memperkuat gerakan pencegahan sejak dini.

Menurutnya, melindungi generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkoba merupakan investasi terbesar bagi masa depan Sumatera Utara.

Pemprov Sumut Perkuat Dukungan untuk Kota Medan

Dalam sambutan penutupnya, Gubernur menegaskan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara akan terus memperkuat dukungan terhadap pembangunan Kota Medan.

Dukungan tersebut diwujudkan melalui peningkatan konektivitas wilayah, pembangunan infrastruktur yang terintegrasi, pengembangan kawasan metropolitan Mebidangro, transformasi digital pemerintahan serta kolaborasi lintas sektor guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Langkah tersebut, menurutnya, sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, yakni “Kolaborasi Sumut Berkah Menuju Sumatera Utara yang Unggul, Maju, dan Berkelanjutan.”

Visi tersebut menegaskan bahwa pembangunan hanya akan berhasil apabila seluruh pihak bergandengan tangan, saling mendukung, dan menjadikan semangat gotong royong sebagai kekuatan utama.

“Saya percaya apabila semangat kolaborasi terus kita pelihara, Kota Medan akan semakin maju, semakin kompetitif, dan menjadi penggerak utama pembangunan Sumatera Utara,” demikian isi sambutan Gubernur.

Mengakhiri pidato, Gubernur mengajak seluruh masyarakat Kota Medan untuk terus menjaga persatuan, memperkuat toleransi, memelihara kebersihan lingkungan, menjaga fasilitas publik, serta mendukung seluruh program pembangunan.

Ia berharap peringatan Hari Jadi ke-436 Kota Medan menjadi momentum mempererat kebersamaan, memperkuat kolaborasi, serta mempercepat langkah menuju Kota Medan yang semakin tangguh, semakin maju, dan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat.

DPRD Ajak Seluruh Elemen Perkuat Sinergi

Menutup rapat paripurna, Ketua DPRD Kota Medan kembali mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Hari Jadi ke-436 Kota Medan sebagai momentum memperkuat sinergi antara legislatif, eksekutif dan masyarakat.

Ia menegaskan bahwa pembangunan Kota Medan hanya dapat terwujud apabila seluruh pihak berjalan bersama dalam semangat kolaborasi.

“Dirgahayu Kota Medan. Medan Tangguh, Maju untuk Semua,” ujar Wong Chun Sen sebelum secara resmi menutup rapat paripurna dengan ketukan palu.

Rapat Paripurna DPRD Kota Medan dalam rangka Peringatan Hari Jadi ke-436 Kota Medan Tahun 2026 pun berakhir dengan harapan agar semangat kebersamaan terus menjadi fondasi dalam mewujudkan Kota Medan yang semakin maju, sejahtera, inklusif, dan bermartabat.