Dalam hal Aksesibilitas, menurutnya, terkait infrastruktur sarana transportasi memudahkan wisatawan mencapai lokasi wisata. Disamping itu perlu memperhatikan unsur keamanan wisata, karena beberapa objek wisata di Sumut masih belum optimal dalam hal keselamatan wisata, sehingga kerap memakan korban para wisatawan. Hal ini menjadi tanggung jawab pemerintah daerah setempat untuk membangun sarana akses ke lokasi wisata melalui APBD.
Dari segi Amenitas, katanya lagi, terkait kenyamanan para wisatawan selama berada di lokasi objek wisata. Kenyamanan ini terkait erat dengan kearifan lokal wisatawan,seperti keramah tamahan penduduk setempat di sekitar objek wisata. Disini perlu ada penyuluhan terus menerus kepada orang-orang tempatan di sekitar objek wisata agar semuanya berpola fikir wisata.
“Mereka harus siap menyambut tamu dengan keramahan sikap dan profesionalitas. Ketidak ramahan orang-orang yang terlibat dalam industri pariwisata, sulitnya parkir kendaraan, harga barang-barang tidak sesuai atau terlalu tinggi dibanding diluar objek wisata, dapat mengakibatkan pengunjung jera datang kembali,” urainya.(CutRiri)













