Wakil Rakyat

Anggota DPRD Medan Minta Pengerjaan Intersection Jalan Sudirman Segera Diselesaikan

×

Anggota DPRD Medan Minta Pengerjaan Intersection Jalan Sudirman Segera Diselesaikan

Sebarkan artikel ini
Rudiawan Sitorus. (Foto/Ist).
Rudiawan Sitorus. (Foto/Ist).

Medan, pelitaharian.id – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Medan, Rudiawan Sitorus meminta Pemko Medan melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) untuk mempercepat penyelesaian pembangunan intersection Jalan Sudirman.

“Karena Jalan tersebut banyak dilalui akibat penutupan dalam kurun waktu yang cukup lama membuat masyarakat resah. Pasalnya, pengguna jalan yang biasa melintas di kawasan itu terpaksa memutar jauh ke arah Jalan Pattimura,” ucap Rudiawan kepada wartawan, Senin (11/12/23).

Dikatakannya, bahwa kemarin sudah saya tanyakan juga perkembangannya ke SDABMBK, mereka mengatakan bahwa jalan itu akan dibuka minggu depan.

“Oleh karenanya, masyarakat diharapkan juga bisa bersabar,” ucap Rudiawan kepada wartawan.

Tak hanya sekedar cepat dibuka, Rudiawan juga meminta SDABMBK Kota Medan untuk memperhatikan seluruh bahan yang digunakan dalam pembangunan intersection Jalan Sudirman itu.

“Kita minta juga agar permukaan jalan yang saat ini sudah dibangun bisa dikonsultasikan dengan akademisi maupun para ahli di bidangnya. Pastikan jalan tersebut memang layak dilalui bila nanti sudah dibuka. Kita tidak ingin kejadian lalu terulang lagi,” tegas politisi PKS ini.

Rudiawan menyebut, keselamatan, keamanan dan kenyaman pengguna jalan merupakan hal utama yang harus dipikirkan dalam pembangunan intersection Jalan Sudirman.

“Jalan licin beberapa waktu lalu membuat masyarakat menjadi korban kecelakaan. Itu harus menjadi acuan. Pastikan jalan tersebut memang kesat dan bisa tergigit ban kendaraan yang melintas,” pesannya mengakhiri.

Seperti diketahui, Wali Kota Medan, Bobby Nasution beberapa waktu lalu menyebut bahwa pengerjaan intersection Jalan Sudirman dilakukan untuk membuat area perlambatan sekaligus menjaga estetika kota.

“Pembangunannya menggunakan APBD Kota Medan sebesar Rp1,7 miliar. Jadi nanti disana memang untuk area perlambatan. Saat ini pembangunan sudah hampir selesai dan masih dalam tahap percobaan internal,” ungkapnya.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *