Menaiki bus listrik yang resmi diluncurkan pada 24 November 2024 lalu, Bobby berbaur dengan penumpang lain. “Seluruh kursi sudah terisi, jadi saya berdiri. Ini kesempatan baik untuk menyapa warga secara langsung,” katanya.
Saat berbincang dengan penumpang, Bobby juga menyampaikan informasi penting: mulai 1 Januari 2025, bus listrik tidak lagi gratis. Tarif yang dikenakan adalah Rp5.000 untuk umum, dan Rp3.000 untuk mahasiswa, pelajar, lansia, serta penyandang disabilitas.
Komitmen ASN Tanpa Kendaraan Bermotor
Tiba di halte depan Kantor Wali Kota, Bobby Nasution turun dari bus dan berjalan menuju Balai Kota Medan. Ia memastikan tidak ada kendaraan bermotor yang parkir di halaman kantor, baik roda dua maupun empat, sebagai bagian dari komitmen program ini.
Melalui kebijakan ini, Bobby berharap budaya penggunaan kendaraan ramah lingkungan dan transportasi umum semakin diminati. “Semua ASN dan PHL harus mendukung ini. Selain mengurangi kemacetan, program ini juga membantu menekan polusi udara yang selama ini menjadi masalah di Medan,” ujarnya.












