HeadlineKriminal

Buka Pelatihan Jurnalisme Digital, Ilyas Sitorus: Wartawan Harus Beradaptasi Dengan Perkembangan Teknologi

×

Buka Pelatihan Jurnalisme Digital, Ilyas Sitorus: Wartawan Harus Beradaptasi Dengan Perkembangan Teknologi

Sebarkan artikel ini

Medan, pelitaharian.id – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumatera Utara (Sumut) Ilyas S Sitorus membuka Pelatihan Jurnalisme Digital. Pada kesempatan tersebut, Ilyas mengatakan setiap orang termasuk wartawan harus beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

“Suka tidak suka, mau tidak mau, kita harus beradaptasi dengan digitalisasi ini, kita harus menyesuaikan diri dengan keadaan ini, Ki Hajar Dewantara pernah berpesan agar menjadikan semua tempat menjadi ruang belajar,” kata Ilyas Sitorus, saat membuka Pelatihan Jurnalisme Digital di Hotel Swiss Bellin, Jalan Gajah Mada, Medan, Selasa (27/6).

Ilyas mengharapkan, pelatihan Jurnalisme Digital ini dapat menambah kecakapan digital para wartawan. Sehingga kecakapan tersebut dapat menunjang kerja-kerja wartawan.

Menurut Ilyas, wartawan sangat berperan dalam pembangunan di Sumut. Sesuai fungsinya, wartawan memberi edukasi pada masyarakat mengenai informasi program pembangunan pemerintah.

“Semoga pelatihan ini dapat digunakan untuk menunjang kerja-kerja wartawan, dengan pemanfaatan teknologi digital, tujuan wartawan menyebarluaskan informasi kepada masyarakat akan semakin mudah,” ujar Ilyas.

Adapun para narasumber yang mengisi materi pelatihan di antaranya T Agus Khaidir (Koordinator Liputan Tribun Medan), Dedi Sinuhaji (pemilik Medan Today) dan Nurhalim Tanjung (Ahli Pers). Pelatihan diselenggarakan selama satu hari dan diikuti para wartawan yang tergabung dalam Forum Wartawan Pemprov Sumut.

Koordinator Forum Wartawan Pemprov Sumut Zulkifli Harahap mengapresiasi Dinas Kominfo Sumut yang telah memfasilitasi pelatihan tersebut. Menurut Zulkifli, pelatihan Jurnalisme Digital merupakan kegiatan penting dan sangat dibutuhkan para wartawan dalam menjalankan tugasnya saat ini.

Zulkilfi mengaku ada kecemasan wartawan, khususnya media cetak dalam menghadapi konvergensi media saat ini. “Diharapkan pelatihan ini dapat memberi pengetahuan baru, sehingga dapat menunjang tugas-tugas kami ke depan,” katanya.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *