Danny juga menyebutkan bahwa komitmen INALUM dalam menggunakan bauran energi terbarukan diadaptasi juga di perusahaan-perusahaan yang menjadi anggota holding MIND ID. Ia menyebut, saat ini perusahaan-perusahaan sedang melakukan transisi penggunaan energi seperti pembangunan PLTS dan PLTG berkolaborasi dengan BUMN lain demi ketersediaan sumber energi hijau yang sustainable dan terbarukan.
“Komitmen INALUM dalam ketersediaan energi hijau dari PLTA juga diadopsi oleh perusahaan-perusahaan lain yang menjadi bagian dari Holding Industri Pertambangan MIND ID. Seperti pembangunan PLTS dan PLTG. Selain itu kami juga melakukan beberapa kolaborasi dengan BUMN lain sebagai langkah perusahaan dalam ketersediaan sumber energi yang hijau, sustainable dan terbarukan. Tentunya, semua ini dilakukan dengan kehati-hatian agar hasilnya bisa maksimal,” ujar Danny.
PT INALUM merupakan satu-satunya perusahaan peleburan Aluminium di Indonesia yang sudah berdiri sejak tahun 1976 dan merupakan perusahaan peleburan di Indonesia yang menggunakan energi terbarukan dari PLTA sebagai sumber energi operasional. Diketahui saat ini PT INALUM (Persero) sebagai perusahaan BUMN sedang melakukan beberapa aksi korporasi strategis antara lain Proyek Upgrading Teknologi Tungku Reduksi, Optimalisasi Smelter Kuala Tanjung, Pembangunan Smelter Grade Alumina Refinery di Mempawah, dan Pembangunan Aluminium Remelt IAA.












