Menurutnya, dengan alokasi sekitar Rp1,5 triliun, kualitas layanan pendidikan di Kota Medan semestinya meningkat tanpa membebani orang tua siswa melalui pungutan di luar ketentuan yang berlaku.
Program Bedah Rumah dan Sambungan Air Bersih
Selain pendidikan, warga juga menyoroti kebutuhan perbaikan rumah tidak layak huni. Menanggapi hal tersebut, Godfried menjelaskan adanya peluang bantuan pembangunan rumah melalui Dinas PKPCKTR dengan nilai sekitar Rp190 juta per unit, sepanjang status kepemilikan tanah jelas dan tidak bersengketa.
Ia juga mengungkapkan adanya dukungan pemerintah kota untuk penyambungan air bersih, khususnya di kawasan gang yang belum terjangkau layanan.
“Kalau dari pipa induk ke depan rumah akan dibantu. Tapi dari meteran ke dalam rumah menjadi tanggung jawab masing-masing,” jelasnya.
Dalam keterangannya kepada awak media usai kegiatan, ia menyebut masih ada belasan kepala keluarga yang belum menikmati layanan PDAM karena terkendala biaya pemasangan.
“Kalau pemerintah membantu dari pipa induk ke depan rumah, itu sangat meringankan warga,” ujarnya.
Lampu Jalan dan Potongan Rekening Listrik
Keluhan lain yang mencuat adalah lampu penerangan jalan umum (PJU) yang padam dalam waktu lama. Godfried menilai persoalan tersebut harus segera ditindaklanjuti karena warga telah dikenakan potongan biaya penerangan jalan.













