Medan, pelitaharian.id Pengentasan kemiskinan ekstrim, pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan UMKM menjadi sorotan tajam Fraksi Gerindra DPRD Medan.
Fraksi Gerindra menilai Pemko Medan perlu melakukan inovasi dan lebih kreatif untuk mempercepat realisasi program tersebut.
Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPRD Medan Haris Kelana Damanik memberi tanggapan terhadap Ranperda RAPBD 2024, Jumat (29/9/2023), mengatakan saat ini angka kemiskinan di Kota Medan masih sangat tinggi.
“Perlu ada kolaborasi antara kecamatan, kelurahan dengan lingkungan untuk lebih cermat melakukan pendataan terhadap warga miskin,” sebutnya.
Menurut Haris Kelana Damanik, penanganan yang dilakukan Pemko Medan selama ini masih belum maksimal dalam menurunkan jumlah warga miskin meski ada peningkatan dari tahun sebelumnya.
“Pemko Medan melalui OPD harus terus melakukan upaya agar angka kemiskinan dapat diminimalisir. Pemko Medan harus membuat data masyarakat miskin secara detail per lingkungan,” ungkapnya.
Selain itu juga tambah Haris harus membuat program yang bisa meningkatkan kesejahteraan keluarga untuk pengentasan kemiskinan, bisa berupa pelatihan kewirausahaan, UMKM dan bantuan modal.












