Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga nilai budaya dan sejarah marga Nasution agar tidak pudar di tengah arus modernisasi.
“Marga Nasution memiliki akar sejarah yang kuat. Nilai-nilai perjuangan, keberanian, dan kejujuran harus terus kita wariskan. Inilah yang membuat kita berbeda dan memiliki karakter kuat,” tutur Erwan.
Selain itu, Erwan berkomitmen memperkuat komunikasi dengan seluruh pengurus Ikanas di kabupaten dan kota se-Sumatera Utara. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antarwilayah demi memperkokoh organisasi di tingkat provinsi.
“Kepemimpinan saya bukan untuk memerintah, tetapi untuk melayani. Saya ingin setiap daerah merasa memiliki Ikanas ini. Dengan bersatu, kita bisa membuat banyak hal besar,” katanya disambut tepuk tangan peserta musyawarah.
Sebagai penutup, Erwan mengajak seluruh tokoh Nasution yang telah sukses di berbagai bidang untuk turut membimbing generasi muda. Ia berharap semangat kekeluargaan yang terjalin di Ikanas dapat menjadi contoh dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman.
“Kita harus menjadi contoh dalam menjaga harmoni dan saling menghargai. Dengan semangat gotong royong, saya yakin Ikanas Sumut akan menjadi organisasi yang disegani dan berpengaruh positif bagi masyarakat luas,” tutupnya dengan optimisme tinggi.












