Dia juga menyebutkan bahwa sebelumnya telah ada kesepakatan dengan Lurah Perluasan untuk bertemu pada tanggal 27 Agustus pukul 17:22 WIB guna membahas teknis sosialisasi. Namun, pertemuan tersebut tampaknya tidak terlaksana seperti yang direncanakan.
Kasus ini menimbulkan pertanyaan tentang pengelolaan dan kehadiran petugas di kantor pemerintahan serta dampaknya terhadap pelayanan publik.
Saat dikonfirmasi terkait kantor Lurah Perluasan Kosong via pesan singkat WhatsApp, Lurah Perluasan Biskot menyampaikan bahwa staf di Kantor Lurah hanya 1 orang.
“Mohon maaf ya Pak, staf di kantor Lurah cuman 1 org kebetulan ada urusan kami ke Bank Sumut,” ucapnya, (29/08).
Lurah Perluasan mengatakan mengenai izin bahwa lurah telah mengizinkan.
“Waktu percakapan kami melalui tlpn izin sudah saya setujui kok dibilang kasar,” dikatakannya.













