Kapolda Sumut juga menanggapi laporan mengenai dugaan peredaran narkoba yang melibatkan oknum anggota Polri di wilayah Taput, yang diduga mendukung salah satu Paslon Pilkada 2024. “Kami akan menindak tegas oknum-oknum yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba dan akan melakukan penyelidikan terhadap setiap laporan yang ada,” ujarnya.
Lebih lanjut, Whisnu menegaskan bahwa Polda Sumut berkomitmen untuk melakukan pemberantasan terhadap kejahatan narkoba di wilayah Sumut. “Sumut adalah kampung mertua saya, saya merasa malu jika daerah ini tidak bersih dari peredaran narkoba. Kami bersama TNI akan terus berupaya untuk menyelamatkan masyarakat dari bahaya narkoba,” katanya.
Kapolda juga memberikan keyakinan bahwa pelaksanaan Pilkada 2024 di Sumut akan berjalan dengan aman, damai, dan kondusif. “Kami memastikan bahwa situasi di Sumut tetap aman, tidak ada kegaduhan, dan kami akan menjaga netralitas Polri selama proses Pilkada ini,” ujar Whisnu.
Sebelumnya, seorang wartawan yang hadir dalam acara tersebut mengungkapkan adanya dugaan ketidaknetralan dari Polres Taput, dengan laporan mengenai keberpihakan terhadap salah satu Paslon Bupati 2024. Wartawan itu juga mengingatkan pentingnya tindakan tegas dari Polri terhadap peredaran narkoba yang melibatkan oknum-oknum yang diduga membekingi calon tertentu.












