Masih dalam keterangan persnya, Wong juga mendoakan Bangsa Indonesia dan Bangsa di belahan bumi aman makmur, damai, bahagia dan sentosa.
Senada dengan itu, Ketua Majelis Buddhayana Indonesia (MBI) Provinsi Sumatera Utara, Pasaka Pandeta Ir Eddie Suyono Setiawan menyelenggarakan Waisak Fair untuk mensosialisasikan kegiatan Waisak bukan hanya diruang lingkup tempat ibadah namun kita menggelar di gedung pertemuan.
Tujuannya kenapa yang berlangsung di gedung pertemuan agar masyarakat luas khususnya Ummat Buddha bisa merayakan Waisak dengan suasana lain yaitu dengan suasana kegembiraan keceriaan sambil menikmati musik seni dan budaya.
“Karena seni dan budaya itu bagian dari pada memperkaya khasanah batin kita di dalam menyampaikan ajaran suci agama Buddha,” ucapnya.
Begitu dengan adanya replika Candi Borobudur ini semua orang sudah tahu satu simbol Agama Buddha yang berkembang yang kita jadikan sebagai pedoman sebagai agama buddha di Indonesia
Harapan kita agar Ummat buddha yang ada di Kota Medan atau Sumatera Utara pada umumnya kita harapkan bisa meningkatkan keyakinan.












