Politik & Pemerintahan

Kuota Langsung Ludes di Hari Pertama, Program Mudik Gratis Pemko Medan 2026 Disambut Antusias Warga

7
×

Kuota Langsung Ludes di Hari Pertama, Program Mudik Gratis Pemko Medan 2026 Disambut Antusias Warga

Sebarkan artikel ini

4.000 Kursi Habis dalam Hitungan Jam, Pemko Medan Siapkan Evaluasi Penambahan Kuota dan Alihkan Keberangkatan ke Terminal Amplas

Warga terlihat mengantre untuk mendaftarkan diri pada program Mudik Gratis Pemko Medan di Taman Ahmad Yani, Kota Medan, dengan kondisi ramai namun tetap tertib, Senin (2/3/2026). (pelitaharian.id/Foto: Ist)

MEDAN, pelitaharian.id – Tingginya minat masyarakat untuk pulang kampung menjelang Idulfitri 1447 H terlihat dari membludaknya pendaftar program Mudik Gratis yang digelar Pemerintah Kota (Pemko) Medan. Kuota yang disediakan langsung habis hanya dalam waktu singkat sejak pendaftaran dibuka.

Pantauan di Taman Ahmad Yani, lokasi pendaftaran dipadati warga sejak pagi hari. Antrean panjang tak terhindarkan saat masyarakat berupaya mendapatkan kesempatan mengikuti program mudik gratis tersebut.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan, Suriono, mengungkapkan bahwa pihaknya sebenarnya membuka pendaftaran selama beberapa hari. Namun, seluruh kuota justru telah terpenuhi pada hari pertama.

“Hari ini pendaftaran program mudik gratis bareng Pemko Medan mulai kita buka. Dari data yang kita peroleh hingga siang, sebanyak 4.000 kuota yang kita sediakan sudah terpenuhi seluruhnya di hari pertama pendaftaran. Padahal sebelumnya kita rencanakan pendaftaran dibuka sampai dengan tiga hari ke depan,” ungkap Suriono saat berada di lokasi kegiatan.

Ia menyebutkan, pada tahun ini Pemko Medan menyediakan sebanyak 4.000 kursi dengan tujuan 12 daerah di wilayah Sumatera Utara. Tingginya animo masyarakat, kata dia, menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah.

Suriono menilai kebutuhan masyarakat terhadap program mudik gratis cukup besar. Oleh karena itu, Pemko Medan akan mempertimbangkan penambahan kuota pada pelaksanaan berikutnya, dengan menyesuaikan kemampuan anggaran yang tersedia.

“Kami memahami harapan besar masyarakat. Ke depan, kami akan berupaya menyesuaikan kemampuan anggaran agar kuota mudik gratis ini bisa ditambah lagi,” tambahnya.

Selain soal kuota, Pemko Medan juga melakukan penyesuaian teknis guna mendukung kelancaran program. Salah satunya dengan memindahkan titik keberangkatan dari pusat kota ke Terminal Amplas.

Langkah ini dilakukan untuk mengurangi kepadatan lalu lintas serta meningkatkan efisiensi proses pemberangkatan peserta mudik. Koordinasi juga telah dilakukan dengan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) terkait penggunaan fasilitas terminal tersebut.

“Kami telah berkoordinasi dengan BPTD untuk memanfaatkan Terminal Amplas sebagai titik kumpul. Rencananya, keberangkatan akan dilaksanakan pada 16–17 Maret 2026,” jelasnya.

Program mudik gratis ini akan mengantarkan peserta ke sejumlah daerah tujuan, yakni Pakpak Bharat, Sidikalang, Tarutung, Sibolga, Rantau Prapat, Kota Pinang, Sibuhuan, Gunung Tua, Sipirok, Padang Sidempuan, Panyabungan, serta Natal.

Pemerintah juga mengingatkan para peserta agar mempersiapkan diri sebelum keberangkatan. Hal ini mencakup kesiapan fisik maupun barang bawaan agar perjalanan berlangsung nyaman.

“Mungkin barang-barang yang dibawa jangan terlalu banyak agar tidak merepotkan dalam perjalanan,” imbaunya.

Program ini diharapkan dapat menjadi solusi transportasi bagi masyarakat yang ingin merayakan Lebaran di kampung halaman tanpa terbebani biaya perjalanan, sekaligus mendukung keselamatan dan kenyamanan selama arus mudik.