“Cluster akan semakin efektif jika dirajut dengan kerja sama dan saling melengkapi antara KBN Lanal Palembang, masyarakat Desa Upang, serta stakeholder lainnya,” tambahnya.
Di sisi lain, Sekretaris Desa (Sekdes) Desa Upang, Wiwin Saputra, menyampaikan rasa syukurnya atas kehadiran KBN IV. Ia mengungkapkan bahwa program ini memberikan dampak positif nyata bagi masyarakat setempat.
“Alhamdulillah, kami sangat terbantu atas peresmian KBN ini. Dengan adanya kluster yang dibangun, masyarakat merasakan manfaatnya, seperti tempat kesehatan hingga tempat belajar bagi anak-anak,” tutur Wiwin.
Peresmian KBN IV ini dihadiri berbagai pihak, termasuk Wadir Pol Airud Polda Sumsel AKBP Arif Harsono S. Ik., M.H., Danpos Pol Airud Polda Sumsel Aipda Marlis. K S.H., Kapolsek Makarti AKP Sugeng Sarwan S.H., Kepala Desa Upang Zawawi S.Pd., Sekretaris Kecamatan Air Salek Mundikan S.Sos., M.Si., perwakilan Danramil Sungsang Serma Kholik, Koordinator Lapangan Dinas Pertanian Air Salek Maryati S.P., M.Si., serta Kepala Puskesmas Srikaton Air Salek Sugiem Winarsih S.Tr. Kep., M.Kes.
Program Strategis Lanal Palembang untuk Masyarakat Pesisir
Kampung Bahari Nusantara menjadi salah satu program unggulan Lanal Palembang dalam membangun ketahanan wilayah berbasis masyarakat pesisir. Empat klaster yang dikembangkan di Desa Upang berfungsi untuk mendukung pendidikan, layanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi, dan pengembangan pariwisata lokal.













