Sumatera Utara

Medan Dibidik Jadi Tuan Rumah Silaturahmi Anak Bangsa 2026, Pemko Siapkan Dukungan untuk Agenda Nasional

12
×

Medan Dibidik Jadi Tuan Rumah Silaturahmi Anak Bangsa 2026, Pemko Siapkan Dukungan untuk Agenda Nasional

Sebarkan artikel ini

Rico Waas menyatakan kesiapan Pemko Medan berkoordinasi jika dipercaya menjadi lokasi kegiatan, sementara panitia menetapkan agenda Silaturahmi Anak Bangsa berlangsung pada 10 Oktober 2026.

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas saat menerima kunjungan audiensi pengurus SAS Center di Rumah Dinas Wali Kota Medan untuk membahas kesiapan dan rencana penyelenggaraan Silaturahmi Anak Bangsa 2026, Senin (13/7/2026). (pelitaharian.id/Foto: Ist).

MEDAN, pelitaharian.id – Kota Medan berpeluang menjadi pusat pertemuan nasional melalui agenda Silaturahmi Anak Bangsa 2026. Pemerintah Kota Medan membuka ruang dukungan apabila usulan penetapan ibu kota Provinsi Sumatera Utara tersebut sebagai tuan rumah mendapat persetujuan dari pihak penyelenggara.

Peluang tersebut mengemuka saat Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menerima audiensi pengurus SAS Center di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Senin (13/7/2026). Dalam pertemuan itu, Rico menyampaikan kesiapan pemerintah daerah untuk mendukung kelancaran kegiatan yang membawa pesan persatuan dan kebersamaan masyarakat Indonesia.

Menurut Rico, karakter Kota Medan yang dihuni masyarakat dari berbagai latar belakang menjadi salah satu pertimbangan penting untuk menggelar kegiatan berskala nasional. Keberagaman suku, agama, budaya, dan adat istiadat yang telah berlangsung lama dinilai menjadi kekuatan sosial dalam menjaga keharmonisan masyarakat.

Ia menegaskan, Pemko Medan siap membangun komunikasi dan koordinasi dengan pihak terkait apabila nantinya keputusan penyelenggaraan kegiatan tersebut diberikan kepada Kota Medan.

“Melalui kegiatan ini diharapkan semangat persatuan dan kebersamaan masyarakat semakin kuat. Pemko Medan siap berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk menyukseskan kegiatan ini apabila Medan ditetapkan sebagai tuan rumah,” ujar Rico Waas.

Rico menambahkan, penyelenggaraan Silaturahmi Anak Bangsa juga dapat menjadi kesempatan untuk memperkenalkan wajah Kota Medan sebagai daerah yang mengedepankan toleransi dan kehidupan sosial yang harmonis.

Sebagai kota metropolitan sekaligus pusat pemerintahan Provinsi Sumatera Utara, Medan selama ini dikenal memiliki masyarakat yang multikultural. Kondisi tersebut menjadi modal dalam membangun citra daerah sebagai ruang perjumpaan berbagai kelompok masyarakat dengan semangat kebersamaan.

Sementara itu, Ketua Panitia Silaturahmi Anak Bangsa, Tulus P. Sipahutar, menyebut kegiatan tersebut telah dijadwalkan berlangsung pada 10 Oktober 2026. Pihaknya berharap Medan mendapatkan kepercayaan untuk menjadi lokasi pelaksanaan agenda nasional tersebut.

Tulus menilai kehidupan masyarakat Medan yang mampu menjaga hubungan harmonis di tengah perbedaan menjadi alasan kuat untuk menjadikan kota ini sebagai tempat penyelenggaraan kegiatan bertema kebangsaan.

“Dengan kehidupan masyarakat yang harmonis di tengah keberagaman, Medan menjadi lokasi yang tepat untuk menggelar kegiatan yang mengusung semangat persatuan dan kebangsaan,” kata Tulus.

Jika penetapan tuan rumah diberikan kepada Medan, kegiatan tersebut diproyeksikan tidak hanya menjadi wadah memperkuat nilai persatuan, tetapi juga berpotensi memberikan dampak ekonomi bagi daerah. Kehadiran peserta dari berbagai wilayah Indonesia dinilai dapat mendorong promosi wisata serta meningkatkan aktivitas sektor pendukung lainnya.