Politik & Pemerintahan

Pemko Medan Salurkan Zakat Rp353 Juta ke 948 Warga, Wali Kota Tekankan Aksi Nyata Bantu Masyarakat

9
×

Pemko Medan Salurkan Zakat Rp353 Juta ke 948 Warga, Wali Kota Tekankan Aksi Nyata Bantu Masyarakat

Sebarkan artikel ini

Didistribusikan ke 21 Kecamatan, Rico Tri Putra Bayu Waas Dorong Peran Aktif Aparatur dan Penguatan Badan Amil Zakat Nasional

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas secara simbolis menyerahkan bantuan zakat kepada para mustahik di Kantor Lurah Binjai, Kecamatan Medan Denai, sebagai bagian dari persiapan menyambut Idulfitri 1447 H, Jumat (20/3/2026). (pelitaharian.id/Foto: Ist)

MEDAN, pelitaharian.id – Pemerintah Kota Medan menyalurkan zakat yang dihimpun dari Aparatur Sipil Negara (ASN) kepada ratusan warga penerima manfaat menjelang Idulfitri 1447 Hijriah. Total 948 mustahik di 21 kecamatan menjadi sasaran program bantuan yang dilaksanakan pada Jumat (20/3/2026).

Penyaluran bantuan tersebut dilakukan secara simbolis di Kantor Lurah Binjai, Kecamatan Medan Denai, dengan paket bantuan berupa sembako dan uang tunai untuk membantu kebutuhan masyarakat menjelang hari raya.

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dalam kesempatan itu menegaskan bahwa zakat bukan sekadar kewajiban formal, melainkan bentuk kepedulian sosial yang harus dijalankan dengan penuh ketulusan.

“Alhamdulillah hari ini kita bisa menyalurkan zakat dari para ASN. Yang terpenting dari kegiatan ini ialah keikhlasan kita untuk membantu sesama yang membutuhkan,” ucapnya.

Ia menilai keberhasilan penghimpunan zakat ASN hingga ratusan juta rupiah tidak lepas dari peran aktif Badan Amil Zakat Nasional. Lembaga tersebut dinilai mampu menjalankan fungsi pengumpulan sekaligus penyaluran zakat secara tepat sasaran.

“Baznas telah menunjukkan perannya dengan sangat baik, membantu menghimpun dan mendistribusikan zakat kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” tuturnya.

Untuk meningkatkan efektivitas program, Wali Kota mengusulkan agar Baznas dapat hadir hingga ke tingkat kecamatan. Dengan demikian, distribusi bantuan diyakini bisa lebih cepat dan langsung menyentuh masyarakat yang membutuhkan.

Ia juga menekankan pentingnya keberlanjutan program sosial tersebut, tidak hanya muncul pada momen Ramadan, tetapi berjalan sepanjang tahun sebagai bagian dari pelayanan publik.

Di sisi lain, jajaran camat dan lurah diminta untuk lebih proaktif dalam merespons kondisi sosial di wilayah masing-masing. Aparatur diminta turun langsung ke lapangan untuk memastikan tidak ada warga yang luput dari perhatian.

“Saya harapkan camat dan lurah benar-benar fokus memperhatikan masyarakatnya. Jemput bola jika ada yang sakit. Perhatikan kebersihan, fasilitas kota, taman, hingga lampu penerangan. Saya ingin pelayanan terbaik diberikan kepada masyarakat,” tegasnya.

Ketua Badan Amil Zakat Nasional Muhammad Nursyam mengungkapkan, total dana zakat yang berhasil dihimpun mencapai Rp353.808.206. Dana tersebut berasal dari ASN Pemko Medan, termasuk kontribusi pimpinan daerah.

Ia menjelaskan, dari total penerima manfaat, sebanyak 150 paket diserahkan secara simbolis di Medan Denai, sedangkan sisanya didistribusikan ke seluruh kecamatan.

“Penyerahan simbolis dilakukan hari ini di Medan Denai sebanyak 150 paket. Selebihnya disalurkan ke seluruh kecamatan,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menyebut program ini menjadi salah satu bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat melalui pengelolaan dana zakat.

“Alhamdulillah, ini berkat doa bersama dan dorongan dari Bapak Wali Kota yang sangat memperhatikan masyarakatnya. Semoga zakat ini bermanfaat bagi masyarakat yang merayakan Idulfitri 1447 H,” ungkapnya.

Adapun bantuan yang diberikan berupa paket sembako berisi beras, minyak goreng, dan gula pasir, serta tambahan uang tunai guna meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan jelang Idulfitri.