“Pemerintah Indonesia berkomitmen menyetarakan atlet penyandang disabilitas, memberikan mereka kesempatan yang sama untuk berprestasi dan mengharumkan nama bangsa,” jelas Fatoni yang didampingi Pj Ketua TP PKK Sumut, Tyas Fatoni.
Dalam pembukaan Peparnas 2024, Presiden Joko Widodo juga menyampaikan pesan kepada seluruh kontingen agar bertanding dengan semangat persaudaraan dan menjunjung tinggi sportivitas. Pesan ini sejalan dengan tema Peparnas 2024, “Bedo Nanging Digdoyo,” yang berarti berbeda-beda tetapi tetap kuat.
“Bertandinglah dengan semangat persaudaraan dan sportivitas sesuai tema Peparnas ‘Bedo Nanging Digdoyo’, berbeda-beda tetapi digjaya,” ujar Presiden Joko Widodo.
Presiden juga mengapresiasi semangat juang para atlet disabilitas yang telah menunjukkan prestasi membanggakan, termasuk kemenangan tiga kali berturut-turut di Asean Paragames.
“Kita semua patut bangga dengan daya juang luar biasa para atlet disabilitas Indonesia. Keterbatasan bukanlah penghalang untuk berprestasi,” ungkapnya.
Sementara itu, Menpora Dito Ariotedjo melaporkan bahwa Peparnas 2024 diikuti oleh 35 provinsi dengan mempertandingkan 20 cabang olahraga, 680 nomor pertandingan, dan melibatkan 4.625 atlet. Ia menegaskan komitmen pemerintah dalam memperjuangkan kesetaraan bagi penyandang disabilitas.












