Ia menambahkan, momentum Ramadan menjadi peluang strategis bagi pelaku UMKM untuk memperluas pasar sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal. Pemerintah, kata dia, terus berupaya memberikan ruang promosi yang berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Potensi ekonomi UMKM sangat besar, terutama dalam momentum seperti Ramadan Fair. Ini menjadi ruang promosi sekaligus penguatan ekonomi masyarakat,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, Rico Waas didampingi sejumlah pejabat Pemko Medan, di antaranya Asisten Ekonomi dan Pembangunan Citra Effendi Capah, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Benny Sinomba Siregar, Kadis Kominfo Arrahmaan Pane, serta Plt Kadis Perhubungan Suriono.
Ramadan Fair kembali dipusatkan di kawasan Masjid Raya Al Mashun Medan, lokasi yang secara konsisten digunakan setiap tahun. Pemanfaatan sebagian badan jalan di sekitar area kegiatan turut diantisipasi dengan rekayasa lalu lintas oleh Dinas Perhubungan guna menjaga kelancaran arus kendaraan.
Menurut Rico Waas, masyarakat umumnya telah terbiasa dengan pengalihan arus selama Ramadan Fair berlangsung, sehingga diharapkan tetap menjaga ketertiban dan kenyamanan bersama.













