Sementara di sektor pemberdayaan ekonomi, Wali Kota menyoroti pentingnya dukungan terhadap nelayan dan pelaku UMKM, khususnya ibu rumah tangga di sektor pengolahan hasil laut.
“Bantuan alat tangkap, sarana produksi, serta pelatihan pengemasan dan pengalengan dapat meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat Belawan,” katanya.
Ia menegaskan, pelaksanaan CSR harus berorientasi pada kebutuhan masyarakat, bukan sekadar memenuhi kewajiban administratif.
“Harapan kami, program CSR BNCT tidak hanya normatif, tapi benar-benar berdasarkan kebutuhan masyarakat. Kalau masyarakat merasakan manfaat nyata, hubungan antara perusahaan dan lingkungan sekitar akan tumbuh kuat dan saling menguntungkan,” tutur Wali Kota.
Pertemuan berlangsung konstruktif dan produktif, diakhiri dengan kesepakatan untuk melanjutkan pembahasan teknis melalui koordinasi lintas dinas bersama pihak BNCT. Pemerintah Kota Medan berharap implementasi program CSR tersebut segera terealisasi dan berdampak nyata bagi masyarakat Belawan.












