MEDAN, pelitaharian.id – Pemerintah Kota Medan memanfaatkan momentum Safari Ramadan sebagai ruang silaturahmi sekaligus penguatan pesan moral kepada masyarakat. Dalam kegiatan yang digelar di Masjid Al Furqan, Kecamatan Medan Deli, Kamis (26/2/2026), Pemko Medan menegaskan pentingnya menjaga keamanan lingkungan selama bulan suci serta meningkatkan peran keluarga dalam melindungi anak dari pengaruh negatif.
Pesan tersebut merupakan arahan Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap yang disampaikan melalui Staf Ahli Wali Kota Medan Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Mansursyah. Kegiatan berlangsung di Jalan Alfaka Raya Simpang Alfaka VIII, Lingkungan VI, Kelurahan Tanjung Mulia Hilir, dan dihadiri pimpinan perangkat daerah, Camat Medan Deli Muhammad Aidiel Putra Pratama, unsur Forkopimcam, tokoh masyarakat, serta warga setempat.
Dalam sambutan yang dibacakan perwakilannya, Wakil Wali Kota mengajak seluruh unsur pemerintahan di tingkat kecamatan dan kelurahan untuk memperkuat sinergi bersama masyarakat demi menciptakan suasana Ramadan yang tertib dan kondusif.
“Melalui momentum Ramadan ini, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan, sehingga ibadah dapat berjalan dengan khusyuk dan lancar,” ujar Mansursyah saat membacakan pesan tersebut.
Ia juga mengingatkan bahwa pengawasan terhadap pergaulan anak menjadi tanggung jawab bersama, terutama di tengah maraknya penyalahgunaan narkoba dan praktik judi berbasis daring. Pemerintah, menurutnya, tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan keluarga dan lingkungan sekitar.
“Camat dan lurah bersama Forkopimcam harus terus mengedukasi masyarakat agar menjauhkan anak-anak dari narkoba dan tidak terjerumus dalam praktik judi online. Ini tanggung jawab kita bersama,” lanjutnya.
Dalam pandangan Wakil Wali Kota, narkoba dan judi online bukan hanya persoalan hukum, tetapi juga ancaman serius bagi masa depan generasi muda dan stabilitas ekonomi rumah tangga. Karena itu, peran aktif aparatur wilayah dan tokoh masyarakat dinilai krusial untuk memperkuat edukasi dan pencegahan.
Selain menyampaikan pesan pembinaan sosial, Pemko Medan turut menyerahkan bantuan secara simbolis kepada pengurus Masjid Al Furqan dan masyarakat sekitar. Bantuan tersebut meliputi hibah Rp50 juta untuk rehabilitasi masjid, bantuan sosial Rp10 juta berikut paket Ramadan, akta pendirian koperasi masjid dan satu unit gerobak usaha, 100 bibit cabai, satu set tenis meja, rak buku, satu set buku dengan barcode e-book, serta santunan bagi 50 anak yatim piatu.
Pemerintah kota menilai dukungan tersebut sebagai bagian dari upaya pemberdayaan berbasis masjid, tidak hanya dalam aspek ibadah, tetapi juga penguatan ekonomi umat dan literasi masyarakat.
Dalam pesannya, Wakil Wali Kota juga menyampaikan apresiasi atas antusiasme warga Kecamatan Medan Deli yang menghadiri Safari Ramadan tersebut. Ia berharap masjid dapat terus difungsikan sebagai pusat pembinaan akhlak dan pengembangan karakter generasi muda.
“Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan moral dan penguatan karakter umat. Mari kita makmurkan masjid dan isi Ramadan ini dengan kegiatan yang bermanfaat,” pesannya.
Di akhir kegiatan, masyarakat diajak untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum mempererat ukhuwah, meningkatkan kualitas ibadah, serta menanamkan nilai-nilai keimanan dalam kehidupan sehari-hari. Safari Ramadan ini sekaligus mempertegas komitmen Pemko Medan dalam membangun kota yang religius, aman, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.












