Anggota Komisi III DPRD Kota Medan, Dhiyaul Hayati, menyarankan supaya Perumda Pasar memiliki kajian, khusus jumlah pengunjung pasar tradisional setiap harinya.
Dengan begitu, akan diketahui naik dan turunnya jumlah pengunjung. “Selain itu, survei kepuasan pengunjung?. Buka saja Line, IG, Twitter dan media sosial lainnya. Ini agar pasar tradisional kita lebih inovatif lagi,” kata dia.
Direktur Utama Perumda Pasar, Suwarno, mengaku pihaknya sedang melakukan inovasi membangun grosir daring yang nantinya memasarkan produk-produk lokal.
“Untuk tahap awal akan kita pasarkan produk dari pasar Induk,” papar Suwarno didampingi Direktur Operasional Ismail Pardede, dan Direktur Keuangan Fernando Napitupulu.
Penulis: Arya
Editor: Cut Riri













