Ia juga menyampaikan Kementerian agama langkat selalu menorehkan program kerja Kementerian Agama yang salah satunya adalah moderasi keberagaman.
Kementerian Agama Harus hadir berada di tengah-tengah harus mampu menyeimbangkan internal Kementerian Agama tidak boleh terlalu membela, tidak boleh ke kanan tidak boleh ke kiri, harus seimbang tidak boleh mendukung yang mayoritas dan tidak boleh juga mengucilkan yang minoritas.
Kementerian Agama harus menjadi pendampingan berjalan Irama dan bergandengan tangan sehingga terciptalah kerukunan beragama.
“Kerukunan terjadi bukan karena kita sama, kerukunan terjadi karena kita berbeda, perbedaan kita yang bermacam-macam seperti berbeda suku berbeda agama berbeda budaya tapi Kementerian Agama harus berada posisi di tengah-tengah untuk menyatukan perbedaan demi kebersamaan,” jelasnya.
Turut Hadir Sekda Langkat Amril,S.Sos,MAP, Kajari Langkat Mei Abeto Harahap,SH, MH, Kepala BNNK Langkat AKBP.S.Bangko,S.H., M.B.A, Ketua PA Stabat Evawaty S.Ag.,MH, Ketua MUI Langkat H Zulkifli Ahmad Dian. Lc. MA, Kakan Kemenag Langkat H.Ainul Aswad MA, Dandim 0203/LKT diwakili Kapten INF Edi Susanto Danramil 07/STB, Kapolres Langkat diwakili AKP Ferry A Kapolsek Stabat.












